Jakarta, – Harga emas dunia terus menanjak dan kini berada di jalur menuju rekor baru. Pada perdagangan Jumat malam, logam mulia itu diperdagangkan di kisaran $3.550 per troy ounce, hanya berjarak tipis dari level kunci $3.600 yang menjadi perhatian pelaku pasar.
Kenaikan ini tak lepas dari tekanan pada dolar AS dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga dalam pertemuan terdekat.
Tekanan Teknikal dan Potensi Konsolidasi
Secara teknikal, pergerakan emas masih menunjukkan tren bullish. Grafik harian memperlihatkan harga bertahan di atas semua moving average, dengan SMA 20 kini menguat di sekitar $3.398.
Dalam jangka pendek, emas sempat terkoreksi dari area jenuh beli namun segera memantul dari level support dinamis di $3.522,80. Jika tekanan beli berlanjut, emas berpotensi menembus resistance $3.580 hingga $3.600.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun level support utama berada di $3.546,70 – $3.534,45 – $3.522,80.
Sentimen Fundamental
Secara fundamental, pasar emas mendapatkan dorongan dari data ketenagakerjaan AS yang jauh di bawah ekspektasi. Laporan PHK Challenger mencatat 85.979 pemutusan kerja pada Agustus, meningkat 39% dari Juli. Selain itu, data ADP Employment Change hanya menunjukkan 54.000 tambahan tenaga kerja, jauh di bawah perkiraan 65.000. Klaim tunjangan pengangguran juga naik menjadi 237.000, mempertegas sinyal pelemahan sektor tenaga kerja.
Kondisi ini memperkuat argumen bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga, yang pada gilirannya mendorong harga emas naik.
Meski sempat tertahan oleh penguatan moderat dolar AS pasca rilis data PMI Jasa ISM yang lebih baik dari perkiraan, sentimen positif di pasar ekuitas membuat emas tetap kokoh di sekitar $3.550.
Fokus Pasar: Nonfarm Payrolls
Kini, perhatian investor global tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus. Pasar memperkirakan penambahan sekitar 75.000 lapangan kerja, sedikit lebih tinggi dari 73.000 di bulan Juli. Tingkat pengangguran diproyeksikan meningkat ke 4,3% dari sebelumnya 4,2%.
Apabila data kembali lebih lemah dari perkiraan, peluang penurunan suku bunga The Fed semakin terbuka lebar – dan hal itu bisa menjadi katalis tambahan bagi reli emas menuju rekor baru di atas $3.600.
Penulis : IB











