Puluhan Siswa MAN Model Singkawang Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis, Pihak Penyalur Minta Maaf

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGKAWANG — Dugaan kasus keracunan yang dialami puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Kota Singkawang usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai perhatian luas.

Sejumlah siswa bahkan harus menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan di Kota Singkawang.
Program MBG tersebut disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sinar Cahaya Khatulistiwa, yang berlokasi di Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala SPPG Dapur Umum Yayasan Sinar Cahaya Khatulistiwa, Maulidi Ikhsan, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para siswa dan orang tua.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak kita inginkan ini. Tindakan pertama yang kami lakukan adalah mendatangi langsung siswa dan orang tua yang terdampak untuk memastikan kondisi mereka, dan kami bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan maupun administrasi,” ungkap Maulidi pada minggu, (8/2/2026).

Ia menjelaskan, indikasi awal penyebab dugaan keracunan berasal dari keterlambatan proses distribusi makanan.

Biasanya pengantaran dilakukan sekitar pukul 09.00–10.00 WIB, namun saat kejadian mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.

“Kemungkinan menu MBG tidak langsung dikonsumsi, karena siswa menunggu usai salat Zuhur. Diduga dari situ makanan menjadi terkontaminasi. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil uji laboratorium dari BPOM Provinsi,” jelasnya.

Maulidi menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, Koordinator Regional MBG Wilayah Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, juga menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmen pihaknya untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan program MBG di Kalbar.

“Kami memohon maaf dan akan terus berupaya keras agar program MBG di Kalimantan Barat ini mencapai zero incident. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi menu, sarana, maupun prasarana,” ujarnya.

Agus menambahkan, fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di setiap SPPG sebenarnya sudah memenuhi standar, namun masih perlu beberapa perbaikan.

Ia juga mengapresiasi peran media dalam mengawasi pelaksanaan program MBG.

“Kami berterima kasih kepada media yang telah memberitakan program MBG. Dari publikasi inilah kami bisa mengetahui kekurangan di lapangan untuk segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenazah Pilot Helikopter PK-CFX Dijemput Keluarga
Sosok Marindra Wibowo: Pilot Senior dengan Jiwa Sosial Tinggi yang Gugur dalam Tugas
Pangdam XII/Tanjungpura Sambut Menko AHY, Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Festival Cap Go Meh di Singkawang
Diduga Layani Pembelian Pertalite Gunakan Jeriken, SPBU di Singkawang Tengah Jadi Sorotan
Bawa 600 Gram Sabu, Pria 30 Tahun Diciduk Polisi di Bengkayang
Polres Mempawah Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Ajak Anggota Perkuat Disiplin dan Loyalitas
Warga Resah, Aktivitas Galian C di Singkawang Diduga Ilegal dan Cemari Lingkungan
Disdikbud Kota Singkawang Raih 16 Penghargaan Terbanyak di BPMP Award 2025

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:41

Jenazah Pilot Helikopter PK-CFX Dijemput Keluarga

Sabtu, 18 April 2026 - 13:31

Sosok Marindra Wibowo: Pilot Senior dengan Jiwa Sosial Tinggi yang Gugur dalam Tugas

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00

Pangdam XII/Tanjungpura Sambut Menko AHY, Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Festival Cap Go Meh di Singkawang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:44

Diduga Layani Pembelian Pertalite Gunakan Jeriken, SPBU di Singkawang Tengah Jadi Sorotan

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:51

Puluhan Siswa MAN Model Singkawang Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis, Pihak Penyalur Minta Maaf

Berita Terbaru