INTAINEWS.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang mencatat prestasi gemilang dengan meraih 16 penghargaan dalam ajang Apresiasi BPMP Award 2025 yang digelar oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat. Penghargaan ini diberikan atas capaian pelaksanaan Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di daerah.
Kepala Disdikbud Kota Singkawang, Asmadi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya, pencapaian luar biasa ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh pihak yang peduli terhadap kemajuan pendidikan di Kota Singkawang.
“Alhamdulillah, Kota Singkawang dengan dukungan semua pihak berhasil meraih penghargaan terbanyak, yakni 16 penghargaan. Ini menjadi bukti nyata kerja keras dan kolaborasi semua unsur dalam membangun dunia pendidikan dasar dan menengah,” ujar Asmadi, Sabtu (13/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asmadi juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, Ketua dan anggota DPRD, OPD terkait, camat dan lurah, orang tua siswa, komite sekolah, dewan pendidikan, guru dan kepala sekolah, media, serta komunitas dan kelompok peduli pendidikan.
“Semua telah memberikan kontribusi luar biasa dalam membangun pendidikan bermutu dan mewujudkan SDM unggul di Kota Singkawang,” tambahnya.
Meski begitu, Asmadi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dan kekurangan dalam pelayanan pendidikan dan kebudayaan di kota tersebut. Ia pun membuka diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat untuk peningkatan kualitas ke depan.
“Kami menyadari, masih ada kekurangan dalam memberikan layanan pendidikan. Karena itu, kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan dari semua pihak,” ucapnya.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi penyemangat baru bagi Disdikbud Kota Singkawang untuk terus meningkatkan rata-rata lama sekolah dan menekan angka putus sekolah di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
“Kami bermimpi agar anak-anak Singkawang bisa terus sekolah hingga jenjang lebih tinggi, dan angka putus sekolah dapat terus ditekan,” tuturnya.
Asmadi menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang memiliki tanggung jawab besar dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, pendidikan kesetaraan (Paket A, B, C), hingga pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus.
“Mari kita tingkatkan kolaborasi, kerja sama, dan partisipasi semua pihak. Sebab pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Penulis : Har











