Sukamta Kecam Keras Serangan Israel ke Fasilitas Nuklir Iran: Bukti Agresi Brutal Netanyahu

Minggu, 15 Juni 2025 - 09:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras aksi militer Israel yang menyerang fasilitas nuklir Iran serta sejumlah titik strategis di negara lainnya. Menurutnya, serangan ini bukan sekadar pelanggaran hukum internasional, tetapi juga memperlihatkan wajah brutal Israel yang kian kehilangan legitimasi moral di mata dunia.

“Eskalasi ini bukanlah respons pertahanan, melainkan bagian dari manuver politik Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang kini tengah terpojok oleh tekanan internasional dan krisis legitimasi di dalam negeri,” tegas Sukamta dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/6/2025).

Ia menilai, serangan Israel ke Iran lebih sebagai upaya putus asa untuk menarik kembali simpati negara-negara Barat, yang selama ini memang memiliki sentimen tersendiri terhadap Iran, terutama terkait isu nuklir.

“Netanyahu sedang dalam tekanan luar biasa. Dukungan Barat terhadap kebrutalan genosidanya di Gaza mulai surut. Bahkan dari dalam negeri Israel sendiri, gelombang kritik atas kepemimpinannya kian membesar,” ujarnya.

Menurut Sukamta, Israel kini lebih layak disebut sebagai agresor regional ketimbang negara yang berperang demi mempertahankan diri. Ia mengingatkan komunitas internasional untuk tidak teralihkan dari krisis utama yang tengah berlangsung.

“Ini bukan soal eksistensi Israel, ini soal eksistensi politik Netanyahu. Dunia internasional tidak boleh terkecoh. Fokus utama tetap harus pada genosida terhadap rakyat Palestina yang hingga kini belum dihentikan,” tandasnya.

Serangan Israel terhadap Iran dinilai berpotensi memperlebar konflik di kawasan dan menambah ketegangan geopolitik global. Sukamta pun mengajak semua pihak, termasuk PBB dan organisasi internasional lainnya, untuk mengambil sikap tegas dan adil dalam merespons agresi Israel tersebut.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelson Pomalingo Dipercaya Kelola Kampus dan Perkebunan di Lampung, Usung Integrasi Riset dan Energi Terbarukan
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Kiprah Putra Darah Mongondow Letkol Arm. Vicky H. Mamonto di Pucuk Pimpinan Yonarmed 7/Biringgalih
Valentino Rossi Akhirnya Geber Motor di Sirkuit Mandalika, Debut Perdana Sang Legenda di Tanah Air
Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Terbuka untuk Lulusan D-IV hingga Dokter Spesialis
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Trading Kripto, Seret Nama Pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif
Doraemon Pamit dari Layar Kaca: Akhir Sebuah Era, Awal Babak Baru Hiburan Anak Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:14

Nelson Pomalingo Dipercaya Kelola Kampus dan Perkebunan di Lampung, Usung Integrasi Riset dan Energi Terbarukan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:22

Kiprah Putra Darah Mongondow Letkol Arm. Vicky H. Mamonto di Pucuk Pimpinan Yonarmed 7/Biringgalih

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:31

Valentino Rossi Akhirnya Geber Motor di Sirkuit Mandalika, Debut Perdana Sang Legenda di Tanah Air

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:48

Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Terbuka untuk Lulusan D-IV hingga Dokter Spesialis

Berita Terbaru