Gubernur Sulteng Buka Rembuk Budaya “Bokid Hadat” di Buol

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar hafid saat penjemputan adat (potret Sumber :Sultengprov.go.id)

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar hafid saat penjemputan adat (potret Sumber :Sultengprov.go.id)

Buol, — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi membuka kegiatan Rembuk Budaya “Bokid Hadat” yang digelar di Lapangan Anjungan Leok, Kabupaten Buol, Selasa (27/5/2025).

Acara ini menjadi bagian dari kunjungan kerja perdana Anwar Hafid setelah dilantik bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido.

Kunjungan ke Buol ini menjadi yang pertama dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengungkapkan kedekatannya dengan masyarakat Buol.

“Buol bukan wilayah yang asing bagi saya. Sebelum menjadi anggota DPR RI, saya sudah sering berkunjung ke sini,” ujarnya.

Turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan ini, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Komisaris Utama Bank Sulteng, para kepala OPD Provinsi Sulteng, serta pimpinan instansi vertikal seperti BPJS, Bulog, dan BPS.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga menerima gelar kehormatan “Tao Doka” atau “Orang Besar” dari Pemerintah Kabupaten Buol dan Raja Buol. Ia menyatakan rasa terima kasih dan tekad untuk menjaga kehormatan gelar itu.

“Insya Allah, gelar ini akan saya sandang dengan penuh kebanggaan. Saya akan buktikan bahwa saya layak menyandangnya,” tegasnya.

Anwar Hafid juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah tantangan globalisasi. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan identitas budaya daerah dan berencana memasukkan nilai-nilai budaya ke dalam sistem pemerintahan melalui regulasi daerah.

“Saya juga berkomitmen menyalurkan dana hibah kepada seluruh keraton aktif di Sulawesi Tengah, termasuk Kerajaan Buol,” tambahnya.

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, berharap kegiatan rembuk budaya ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa dituangkan dalam produk hukum daerahBeberapa di antaranya mencakup penguatan institusi kerajaan, seni budaya lokal, kurikulum muatan lokal, dan peradilan adat.

Sementara itu, Raja Buol, Moh. Syafri Turungku, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini.
“Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi penunjuk arah masa depan,” ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Buol, unsur Forkopimda, perangkat kerajaan dan Dewan Adat Buol, pimpinan OPD Kabupaten Buol, para kepala desa, serta ketua BPD se-Kabupaten Buol.

Penulis : IB

Sumber Berita : Sultengprov.go.id

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 132/Tadulako Tegaskan Revisi UU TNI Bukan Hidupkan Dwifungsi, tapi Perkuat Profesionalisme
Dari Panti ke Panti, TNI Bantu Wujudkan Identitas Hukum Anak-anak
Kopda Yance, Prajurit Rakyat yang Tak Pernah Pergi Saat Bencana Datang
Korem 132 Tadulako Jemput Bola, Bantu Anak Panti Asuhan Miliki Akta Kelahiran
Kodim 1311 Morowali Sabet Juara Nasional TMMD ke-123, Letkol Alzaki: Ini Kemenangan Semua Pihak
Danrem 132 Tadulako Hadiri HUT ke-61 Sulteng, Wujud Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Korem 132/Tadulako Gencarkan Rehab Panti Asuhan Nur Anatapura di Palu
Pemprov Sulteng Gelar Rapat Paripurna HUT ke-61: Tancap Gas Wujudkan Daerah Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Minggu, 1 Juni 2025 - 18:44

Kasrem 132/Tadulako Tegaskan Revisi UU TNI Bukan Hidupkan Dwifungsi, tapi Perkuat Profesionalisme

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:21

Gubernur Sulteng Buka Rembuk Budaya “Bokid Hadat” di Buol

Minggu, 4 Mei 2025 - 23:30

Dari Panti ke Panti, TNI Bantu Wujudkan Identitas Hukum Anak-anak

Sabtu, 26 April 2025 - 09:27

Kopda Yance, Prajurit Rakyat yang Tak Pernah Pergi Saat Bencana Datang

Kamis, 24 April 2025 - 21:36

Korem 132 Tadulako Jemput Bola, Bantu Anak Panti Asuhan Miliki Akta Kelahiran

Berita Terbaru