Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyalurkan 8.388 bibit kelapa dalam kepada kelompok tani di Kecamatan Mootilango, Minggu (7/6/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program hilirisasi perkebunan kelapa yang didukung Kementerian Pertanian RI untuk mendorong peningkatan produktivitas dan pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Gorontalo.

Sofyan Puhi mengatakan Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu daerah penerima bantuan bibit kelapa karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perkebunan.

“Kami memilih kelapa karena komoditas ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Gorontalo dan memiliki nilai ekonomi yang besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran di Kecamatan Mootilango merupakan tahap awal terakhir dari rangkaian distribusi bantuan bibit kelapa yang telah dilakukan di sejumlah kecamatan.

Sebanyak 8.388 bibit disalurkan untuk lahan seluas 76,25 hektare yang tersebar di Desa Pilomonu, Paris, Satria, dan Payu.

Bupati berharap para petani segera melakukan penanaman serta memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal. Ia juga meminta penyuluh pertanian untuk melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala agar program berjalan sesuai harapan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, menyampaikan hingga saat ini total bibit yang telah disalurkan mencapai 44.000 pohon untuk areal perkebunan seluas 400 hektare. Dari jumlah tersebut, progres penanaman telah mencapai sekitar 120 hektare atau 30 persen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon, Kardiono, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung program hilirisasi perkebunan kelapa.

Ia menjelaskan bahwa program pengembangan kelapa secara nasional menargetkan areal seluas 200 ribu hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah Indonesia selama periode 2025–2027.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap pengembangan perkebunan kelapa dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif
Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia
Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII
Pemkab Gorontalo Gaungkan Semangat PENAS KTNA XVII Lewat Konvoi Nusantara
Wabup Tonny Tinjau Venue PENAS KTNA XVII, Pastikan Renovasi GOR David-Tonny Sesuai Target
Langkah Strategis Pemkab Gorontalo, Lahan Eks HGU Motoduwo Masuk Tahap Verifikasi
Efek PENAS KTNA XVII Mulai Terasa, Jalan Mulus hingga Ruang Publik Bersolek
Akselerasi Program Nasional, Bupati Sofyan Puhi Pimpin Gerakan Tanam Serentak Hilirisasi Perkebunan di Bongomeme

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:21

Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:58

Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51

Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:46

Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:27

Pemkab Gorontalo Gaungkan Semangat PENAS KTNA XVII Lewat Konvoi Nusantara

Berita Terbaru