Pemalang,– Menjelang musim hujan, permintaan pemasangan Rumput Jepang di kawasan Pemalang meningkat tajam. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha jasa taman dan pemakaman, salah satunya adalah Andi Sujarwo (40), warga Bongkok Sedarat Baru, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Rumput Jepang dikenal sebagai tanaman penghias taman dan area pemakaman yang estetik, mudah dirawat, serta tahan terhadap cuaca ekstrem. Tidak heran, tanaman ini banyak diminati masyarakat terutama saat momen menjelang Lebaran dan musim penghujan.
“Alhamdulillah pada bulan Ramadhan kemarin banyak yang memesan pemasangan rumput Jepang untuk makam keluarga mereka. Dalam sehari saya bisa pasang di dua sampai empat lokasi,” ujar Andi saat ditemui di area pemakaman Mantepan, Pemalang, Selasa (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andi mengungkapkan bahwa harga pemasangan Rumput Jepang berkisar antara Rp400.000 hingga Rp500.000 per makam, tergantung ukuran dan kondisi lahan. Untuk dua makam sekaligus, biasanya diberikan harga khusus yang lebih terjangkau.
Tak hanya melayani pemasangan rumput, Andi juga menyediakan jasa pembuatan nisan dengan beragam bahan, mulai dari kayu hingga cetakan berbahan seperti marmer. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp350.000 hingga Rp500.000.
“Kami juga melayani pembuatan nisan dari berbagai bahan. Menjelang H-2 Lebaran pun masih banyak yang pesan pemasangan rumput,” tambahnya.
Keunggulan Rumput Jepang tidak hanya pada tampilannya yang rapi dan menarik, namun juga cocok dengan kondisi tanah di wilayah seperti Kecamatan Batubi. Bahkan, dengan adanya pembangunan di kawasan Natuna, permintaan terhadap Rumput Jepang diprediksi akan terus meningkat.
Bisnis rumput dan pernak-pernik pemakaman seperti ini memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan bagi warga, terutama bagi mereka yang mampu menangkap momen musiman seperti Lebaran dan musim hujan.
Penulis : Ragil











