PEMALANG, INTAINEWS.ID– Mudik atau pulang kampung selalu menjadi momen yang paling dinantikan saat libur Lebaran tiba.
Selain untuk merawat kenangan dan bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara, hingga teman masa kecil, perjalanan mudik juga kerap menghadirkan pengalaman unik yang hanya terjadi setahun sekali.
Hal itulah yang dilakukan oleh Muhammad Haikal Ali (41), pria asal Desa Walangsanga, Kecamatan Warungpring, Pemalang, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Demi menambah keseruan sekaligus mengikuti tren media sosial, ia nekat mudik dari Tangerang menuju kampung halamannya dengan mengenakan kostum karakter Predator.
Tak tanggung-tanggung, Haikal bahkan berencana kembali ke Tangerang dengan mengenakan kostum yang sama.
Haikal diketahui merupakan anggota komunitas Helm Predator Indonesia. Ia mengaku tidak merasa malu mengenakan kostum karakter film laga tersebut karena wajahnya tertutup topeng.
Meski terlihat tebal, ia menyebut kostum itu justru tidak membuatnya merasa gerah.
“Perjalanan dari Tangerang Selatan ke Kecamatan Warungpring Pemalang saya lakukan dengan memakai kostum Predator karena saya memang suka. Saya sudah mengenakan kostum Predator sejak 2018 dan menjadi anggota komunitas sejak 2016,” ujar Haikal melalui sambungan telepon, Kamis (19/3).
Ia menuturkan, perjalanan mudik kali ini dilakukan bersama rombongan sekitar 10 orang, termasuk anak dan istrinya.
“Saya berangkat habis isya dan sampai kampung sore hari. Total waktu tempuh sekitar dua hari satu malam karena sempat terjebak macet di jalur Bekasi–Subang,” jelasnya.
Menurut Haikal, komunitas Helm Predator Indonesia tersebar di berbagai kota di Tanah Air.
Meski kerap mendapat beragam komentar dari masyarakat, baik positif maupun negatif, ia tetap konsisten menjalani hobinya.
“Kalau panas justru terasa adem, malah lebih nyaman di malam hari. Ada yang bilang norak, tapi banyak juga yang kasih jempol di jalan,” tambahnya.
Dalam perjalanan tersebut, Haikal mengendarai sepeda motor bersama anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun.
Ia mengaku hanya menghabiskan sekitar Rp120 ribu untuk biaya bahan bakar, dengan beberapa kali berhenti untuk beristirahat.
“Saya mudik pakai motor dengan kostum Predator ini sudah sejak 2018. Tapi tidak selalu dipakai sepanjang perjalanan, hanya di momen tertentu saja,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui penggunaan kostum secara penuh tidak bisa dilakukan terus-menerus karena dapat meningkatkan suhu tubuh dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
“Biasanya dipakai saat di jalan saja, selebihnya dilepas. Tapi tetap seru karena jadi pusat perhatian,” pungkasnya.
Mudik unik ala Haikal ini pun menjadi bukti bahwa perjalanan pulang kampung tidak hanya soal tujuan, tetapi juga tentang pengalaman dan cerita menarik yang menyertainya.***
Penulis : Ragil
Editor : NB











