Efek PENAS KTNA XVII Mulai Terasa, Jalan Mulus hingga Ruang Publik Bersolek

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 memang masih menghitung hari. Namun, manfaat penyelenggaraan agenda nasional tersebut sudah mulai dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Gorontalo. Rabu (3/6/2026).

Hal itu kerap disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam berbagai pertemuan bersama masyarakat. Menurutnya, PENAS KTNA XVII bukan sekadar kegiatan seremonial berskala nasional, tetapi menjadi momentum percepatan pembangunan daerah yang dampaknya dapat dinikmati masyarakat jauh sebelum acara berlangsung.

“PENAS bukan hanya tentang kedatangan tamu dari seluruh Indonesia, tetapi bagaimana momentum ini menjadi pengungkit pembangunan daerah.
Alhamdulillah, berbagai pembenahan yang dilakukan saat ini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sofyan.

Salah satu dampak paling nyata terlihat pada sektor infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama pemerintah pusat terus mempercepat peningkatan kualitas jalan dan fasilitas publik yang menjadi penunjang utama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, Risman Umar, menjelaskan bahwa sejumlah ruas jalan strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat kini tengah ditangani secara intensif melalui dukungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Penanganan tersebut mencakup satu paket pekerjaan pada tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Hasan Dangkua di Kelurahan Hunggaluwa, Jalan Samsu Biya di Hepuhulawa, dan Jalan Abdurrahman Moito di Dutulanaa. Selain itu, BPJN juga melakukan perbaikan pada Jalan Notu Badu yang berada di kawasan samping Polres Gorontalo.

“Alhamdulillah, ruas-ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat sudah mulai ditangani. Kami optimistis dalam waktu 10 hingga 15 hari ke depan sebagian besar ruas tersebut sudah dapat dilintasi dengan lebih nyaman oleh masyarakat maupun tamu PENAS,” kata Risman.

Tidak hanya jalan utama menuju lokasi kegiatan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga mempercepat penanganan sejumlah ruas lingkungan dan kawasan permukiman, termasuk di wilayah Hutuo, guna memastikan manfaat pembangunan dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Risman, sebagian pekerjaan masih berproses karena harus diawali dengan pembangunan utilitas pendukung seperti drainase, bahu jalan, dan culvert box, terutama pada beberapa titik di kawasan sekitar Sport Center Limboto.

“Pekerjaan yang tersisa lebih banyak pada penyempurnaan utilitas. Setelah itu dilakukan pengaspalan dan perapian akhir. Secara umum progresnya sudah sangat baik dan pekerjaan-pekerjaan berat hampir seluruhnya telah tertangani,” jelasnya.

Selain pembangunan jalan, wajah ibu kota Kabupaten Gorontalo juga terus dipercantik. Revitalisasi kawasan GOR David-Tony kini mulai terlihat dengan pembenahan panggung utama, wisma atlet, pagar kawasan, gerbang, hingga area panggung peringatan 17 Agustus yang menjadi bagian dari fasilitas penunjang kegiatan PENAS.

Di sisi lain, kawasan wisata Pentadio Resort turut mendapat sentuhan penataan dan pembenahan guna meningkatkan daya tarik wisata daerah bagi ribuan peserta PENAS yang akan datang dari seluruh Indonesia.

Tak kalah menarik, kawasan Taman Pakaya Tower juga tengah direvitalisasi menjadi ruang publik yang lebih representatif. Kawasan tersebut dirancang menjadi ikon baru Kabupaten Gorontalo dengan konsep yang lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.

Berbagai pembangunan yang kini berlangsung menunjukkan bahwa PENAS KTNA XVII telah menjadi katalisator percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur yang semakin baik, fasilitas publik yang semakin representatif, serta kawasan perkotaan yang semakin tertata menjadi warisan pembangunan yang akan terus dinikmati masyarakat setelah pelaksanaan kegiatan berakhir.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, Kabupaten Gorontalo optimistis PENAS KTNA XVII tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga menjadi momentum yang mempercepat transformasi daerah menuju kabupaten yang lebih maju, nyaman, dan berdaya saing.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sofyan–Tonny Serahkan Booth Gerobak UMKM, Perkuat Penataan Usaha Kuliner di Kecamatan
Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Menjawab Prioritas Pembangunan Daerah
Serahkan SK Pengurus BPM Masjid Agung Baiturrahman, Sekda Sugondo Harapkan Pelayanan Umat Makin Maksimal
Perkuat Kepemimpinan Fiskal dan PAD, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Hadiri Forum Koordinasi Strategis Kemendagri
Wabup Tonny: Perpustakaan Harus Jadi Penguat SDM di Era Digital
397 UMKM Gorontalo Terima Bantuan, Bupati Sofyan Dorong Usaha Naik Kelas
Bukan Kaleng-Kaleng! Pemkab Gorontalo Borong Tiga Penghargaan KPPN Award, Kinerja Sofyan-Tonny Tuai Apresiasi
Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:02

Sofyan–Tonny Serahkan Booth Gerobak UMKM, Perkuat Penataan Usaha Kuliner di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 16:57

Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Menjawab Prioritas Pembangunan Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 15:54

Serahkan SK Pengurus BPM Masjid Agung Baiturrahman, Sekda Sugondo Harapkan Pelayanan Umat Makin Maksimal

Jumat, 4 September 2026 - 09:27

Perkuat Kepemimpinan Fiskal dan PAD, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Hadiri Forum Koordinasi Strategis Kemendagri

Rabu, 2 September 2026 - 15:47

Wabup Tonny: Perpustakaan Harus Jadi Penguat SDM di Era Digital

Berita Terbaru