Dinilai Cari Panggung, Camat Taluditi Ditegur Soal Polemik Pupuk Bersubsidi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO – Pernyataan Camat Taluditi yang mendesak Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan distribusi pupuk di wilayahnya mendapat tanggapan keras dari Ketua Tim Kerja Pupuk dan Pestisida Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Hamdi Payuyu, SP.

Hamdi menilai pernyataan Camat Taluditi tersebut tidak didasarkan pada pemahaman yang utuh terhadap upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menangani persoalan distribusi pupuk bersubsidi.

“Pernyataannya itu asal bunyi. Tidak paham persoalan dan kondisi yang sudah dilakukan Pemprov Gorontalo melalui dinas terkait,” ujar Hamdi saat dihubungi media ini. Selasa (2/6/2026).

Menurut Hamdi, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai keterbatasan pupuk di lapangan, khususnya yang terjadi di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Ia menjelaskan, koordinasi langsung telah dilakukan dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan pupuk petani dapat segera terpenuhi.

“Sebanyak 20 ton pupuk saat ini sedang dalam proses pengiriman ke lokasi yang membutuhkan. Selain itu, akan ditambah lagi 10 ton untuk tahap berikutnya. Ini merupakan langkah cepat dan tindak lanjut langsung dari Pemprov Gorontalo kepada PT Pupuk Indonesia,” jelasnya.

Hamdi juga mengingatkan agar Camat Taluditi tidak terkesan mencari popularitas dengan mengeluarkan pernyataan yang dinilainya tidak memberikan solusi nyata bagi petani.

“Jangan seolah-olah menjadi pahlawan kesiangan di tengah para petani. Ini bukan ajang lawak-lawakan, apalagi jika tidak memiliki solusi konkret atas persoalan yang dihadapi petani. Mestinya selaku camat berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hamdi menegaskan bahwa setiap persoalan distribusi pupuk di daerah memiliki mekanisme pelaporan yang jelas dan harus ditempuh sesuai prosedur yang berlaku.

“Camat harusnya paham, jika ada masalah distribusi pupuk di lapangan, seharusnya melapor kepada Komisi Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, bukan justru mencari panggung di media,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menambah dinamika polemik distribusi pupuk di Kecamatan Taluditi yang sebelumnya dikeluhkan petani. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan langkah-langkah penanganan terus dilakukan agar kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi dan aktivitas pertanian tidak terganggu.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati
Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango
Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif
Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia
Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII
Pemkab Gorontalo Gaungkan Semangat PENAS KTNA XVII Lewat Konvoi Nusantara
Wabup Tonny Tinjau Venue PENAS KTNA XVII, Pastikan Renovasi GOR David-Tonny Sesuai Target
Langkah Strategis Pemkab Gorontalo, Lahan Eks HGU Motoduwo Masuk Tahap Verifikasi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:28

Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:21

Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:58

Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51

Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:46

Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII

Berita Terbaru