PEMALANG, INTAINEWS.ID – Koperasi Desa Merah Putih (KMP) Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2026, Rabu (8/4).
Kegiatan yang diikuti puluhan pengurus dan anggota ini membahas berbagai langkah strategis guna memperkuat perekonomian desa, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong kebangkitan ekonomi lokal menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ketua Koperasi Merah Putih Bojongbata, Dedi Muksoni, mengatakan bahwa RAT merupakan amanat undang-undang serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi yang wajib dilaksanakan secara berkala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“RAT adalah kewajiban koperasi yang harus dilaksanakan minimal enam bulan atau paling lama satu tahun,” ujarnya.
Dalam laporan RAT, Dedi mengungkapkan bahwa meskipun koperasi belum sepenuhnya beroperasi secara bisnis, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti Bulog, Pertamina, PT Pos Indonesia, serta sejumlah pihak swasta lainnya.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang harus dijalankan di tingkat daerah.
“Ini adalah program pemerintah pusat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto yang harus kita jalankan. Kami yakin dengan potensi lokal Bojongbata, koperasi ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Dedi juga optimistis dalam satu tahun ke depan koperasi akan mulai menunjukkan perkembangan signifikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Fokus RAT kali ini adalah tutup buku tahun 2025, di mana pemasukan berasal dari simpanan pokok anggota sebesar Rp100 ribu per anggota, serta evaluasi rencana bisnis yang belum terealisasi. Kami yakin pada 2027 koperasi akan berkembang dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pengawas KMP yang juga Lurah Bojongbata, Mirza Agus Faishal, menegaskan bahwa pelaksanaan program koperasi merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai fasilitator pemerintah.
“Sebagai fasilitator program pemerintah pusat, kita harus menghidupkan koperasi Merah Putih di Kelurahan Bojongbata,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen pengurus dan anggota dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Menurutnya, pengelolaan koperasi ke depan harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Kami berharap koperasi terus memperkuat manajemen usaha, tata kelola administrasi, serta perencanaan pengembangan usaha. Dengan sinergi antara pengurus, anggota, dan pemerintah, koperasi ini diharapkan semakin maju dan mandiri,” pungkasnya.***
Penulis : Ragil
Editor : NB











