Muslimat NU Tetapkan Sembilan Program Strategis untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045

Sabtu, 15 Februari 2025 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Dalam Kongres ke-18 Muslimat NU yang digelar di Surabaya, organisasi ini resmi menetapkan sembilan program strategis untuk periode 2025-2030.

Program-program tersebut bertujuan untuk membangun generasi penerus dengan karakter Islami, kualitas unggul, serta berdaya saing dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.

Pimpinan Sidang Komisi Program, Hj Zuhar Mahsun, menekankan bahwa langkah awal menuju Indonesia Emas adalah menyiapkan anak-anak sebagai generasi penerus dengan karakter yang kuat. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program pendidikan dan kesehatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dari kualitas penguruslah nanti program-program ini dapat dijabarkan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Zuhar dalam sidang pada Jumat (14/2/2025).

Selain pendidikan, Muslimat NU juga menyoroti pentingnya ketahanan keluarga. Menurut Zuhar, ketahanan ini harus dimulai dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi serta pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai agama, khususnya bagi generasi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Jika keluarga memiliki ketahanan dalam ekonomi, kesehatan fisik dan mental, serta nilai-nilai agama, insyaallah generasi emas akan lahir dari keluarga, terutama dari ibu-ibu yang memiliki kapasitas serta pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

Tak hanya itu, Muslimat NU juga menyoroti isu pemberdayaan perempuan, terutama dalam konteks advokasi hukum bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Zuhar menekankan pentingnya penguatan advokasi agar perempuan bisa membela hak-haknya dan membantu sesama yang menjadi korban.

Berikut sembilan program kerja Muslimat NU periode 2025-2030:

  1. Organisasi, kaderisasi, dan pemberdayaan perempuan
  2. Pendidikan dan pengembangan SDM
  3. Sosial budaya dan lingkungan hidup
  4. Kesehatan
  5. Dakwah dan pengembangan masyarakat
  6. Pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan
  7. Ketenagakerjaan dan pelatihan
  8. Hukum dan advokasi
  9. Hubungan dan pengembangan kemitraan

Sembilan program tersebut telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Kongres ke-18 Muslimat NU Nomor 05/Kongres18/PPMuslimatNU/II/2025.

Keputusan ini disahkan di Surabaya pada 14 Februari 2025 dengan Pimpinan Sidang Hj Zuhar Mahsun dan Sekretaris Sidang Hj Fauziyatul Halim.

Dengan program ini, Muslimat NU berharap dapat berkontribusi nyata dalam membangun SDM berkualitas serta menciptakan generasi emas yang siap menyongsong masa depan Indonesia.

Penulis : IB

Sumber Berita : NU online.or.id

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Terbuka untuk Lulusan D-IV hingga Dokter Spesialis
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Trading Kripto, Seret Nama Pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif
Doraemon Pamit dari Layar Kaca: Akhir Sebuah Era, Awal Babak Baru Hiburan Anak Indonesia
Pilkada Lewat DPRD: Menghapus Kedaulatan Rakyat, Menyeret Demokrasi Mundur
Malaysia Terapkan Sanksi Berat bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Termasuk WNA
Menuju ASN Kemenkumham Lewat PPPK 2026, Begini Tahapan Seleksinya
Ramadhan 2026 Kian Dekat, Kapan Umat Islam Mulai Puasa?

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:48

Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Terbuka untuk Lulusan D-IV hingga Dokter Spesialis

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:58

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Trading Kripto, Seret Nama Pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:56

KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:07

Doraemon Pamit dari Layar Kaca: Akhir Sebuah Era, Awal Babak Baru Hiburan Anak Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:54

Pilkada Lewat DPRD: Menghapus Kedaulatan Rakyat, Menyeret Demokrasi Mundur

Berita Terbaru