Fenomena Rayakan Perceraian: Tasya Farasya Unggah Mini Cake, Psikolog Jelaskan Alasannya

Sabtu, 15 November 2025 - 08:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram sekaligus beauty creator Tasya Farasya kembali mencuri perhatian publik. Setelah resmi bercerai dari Ahmad Assegaf, Tasya tampak merayakan status barunya dengan cara yang cukup unik: memamerkan tiga mini cake bertema “single life” di akun Instagram miliknya.

Dalam unggahan tersebut, tampak tiga kue mungil berwarna ungu dan kuning yang masing-masing dihias dengan tulisan yang menggambarkan babak baru dalam hidup Tasya. Salah satunya bertuliskan “Officially Unmarried”, sementara kue berwarna kuning berbentuk hati memamerkan kalimat “CERTIFIED INDEPENDENT WOMAN.” Pada kue ketiga, terlihat tulisan “from Mrs to Miss.”

Aksi Tasya ini langsung viral dan memicu perbincangan seputar tren “celebrating divorce” yang belakangan semakin marak, baik di Indonesia maupun di berbagai negara Barat.

Tren Global: Pesta Perceraian Semakin Populer

Fenomena merayakan perceraian sebenarnya bukan hal baru. Di negara-negara Barat, acara perayaan perceraian bahkan telah berkembang menjadi pesta besar layaknya bridal shower.

Data dari Evite, platform penyedia layanan undangan online, menunjukkan bahwa sejak 2024 terjadi peningkatan signifikan dalam pembuatan undangan pesta perceraian.

Olivia Pollock, analis data di Evite, menyebut tren ini menandai perubahan cara pandang masyarakat terhadap fase hidup yang sebelumnya dianggap penuh stigma.

“Ada pergeseran ke arah menjadikan fase transisi sebagai pengalaman yang menyenangkan,” ujar Pollock, dikutip dari CNBC.

Mayoritas penyelenggara pesta perceraian tercatat adalah perempuan, sebuah indikasi bahwa momen ini kerap dianggap sebagai simbol kebebasan, kemandirian, atau permulaan baru.

Tidak Hanya Perceraian, Momen Pribadi Lain Juga Diperingati

Evite juga mencatat kenaikan sekitar 5% acara perayaan untuk berbagai momen yang sebelumnya tidak lazim dirayakan. Di Amerika, orang membuat acara untuk menandai lunasnya utang, menjalani vasektomi, berhasil operasi payudara, hingga pencapaian-pencapaian pribadi lainnya.

Menurut Pollock, pola ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin terbuka merayakan perubahan hidup—baik suka maupun duka—sebagai bentuk kontrol dan penghargaan terhadap perjalanan diri.

Psikolog: Bentuk Pemulihan dan Self-Empowerment

Dari perspektif psikologi, merayakan perceraian dapat menjadi bagian dari proses pemulihan emosional. Banyak orang menggunakan simbol atau perayaan kecil untuk menegaskan bahwa mereka telah melewati masa sulit dan siap menata hidup baru.

Perayaan tersebut juga dapat menjadi bentuk self-empowerment, terutama bagi mereka yang merasa bebas dari hubungan tidak sehat atau stres berkepanjangan.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Doraemon Pamit dari Layar Kaca: Akhir Sebuah Era, Awal Babak Baru Hiburan Anak Indonesia
Malaysia Terapkan Sanksi Berat bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Termasuk WNA
BMKG Ingatkan Daerah Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan Awal 2026
Kasus Flu di AS Meningkat Tajam, Varian Baru Sebabkan Ketidaksesuaian Vaksin
BMKG: Tiga Sistem Siklon Kepung Indonesia, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat
Hari Anak Sedunia 2025: Saatnya Dengarkan Suara Anak, Wujudkan Dunia Ramah Anak
Wall Street Tertekan, Kekhawatiran Gelembung AI dan Ekonomi AS Picu Aksi Jual
BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis di Dekat Indonesia, Picu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:07

Doraemon Pamit dari Layar Kaca: Akhir Sebuah Era, Awal Babak Baru Hiburan Anak Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:36

Malaysia Terapkan Sanksi Berat bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Termasuk WNA

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:52

BMKG Ingatkan Daerah Siaga Hadapi Puncak Musim Hujan Awal 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:25

Kasus Flu di AS Meningkat Tajam, Varian Baru Sebabkan Ketidaksesuaian Vaksin

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:24

BMKG: Tiga Sistem Siklon Kepung Indonesia, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

Berita Terbaru