PEMALANG, INTAINEWS.ID– Sama seperti kendaraan lainnya, mobil operasional pemadam kebakaran juga memerlukan perawatan rutin.
Terlebih, kendaraan taktis ini memiliki tugas vital dalam menangani kebakaran dan situasi darurat, sehingga harus selalu dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Nurokhman, menegaskan pentingnya perawatan rutin terhadap mobil pemadam kebakaran agar performanya tetap optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada beberapa perawatan untuk mobil damkar, yakni perawatan harian, perawatan berkala, dan perawatan berdasarkan kilometer,” terang Nurokhman, Kamis (12/2).
Ia menjelaskan, sejumlah pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kendaraan berwarna merah tersebut selalu siap siaga saat dibutuhkan.
“Mulai dari pemeriksaan dan pemanasan mesin, pengecekan pelumas serta bahan bakar, pengecekan kondisi ban, sistem pengereman, kelengkapan alat pemadam, sistem kelistrikan, perawatan eksterior, pengurasan tangki air, hingga pengujian kelayakan jalan kendaraan,” jelasnya.
Mobil pemadam kebakaran merupakan kendaraan khusus yang digunakan dalam upaya pemadaman kebakaran dan penanganan keadaan darurat lainnya.
Fungsinya tidak hanya sebagai alat transportasi personel, tetapi juga membawa berbagai peralatan penting untuk mendukung proses penyelamatan.
Beberapa komponen dan peralatan utama yang terdapat di mobil damkar antara lain pompa air, tangki air, selang pemadam kebakaran, nozzle hydrant, alat pemadam api ringan (APAR).
Alat pemotong dan penyelamat, peralatan penerangan, alat pelindung diri (APD), perangkat komunikasi, peralatan medis dasar, hingga tangga.
Seiring waktu, performa truk pemadam kebakaran dapat mengalami penurunan. Begitu pula dengan peralatan dan komponennya yang berpotensi mengalami kerusakan atau gangguan teknis.
Karena itu, perawatan dan inspeksi rutin menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sistem dan komponen berfungsi dengan baik.
Pemeriksaan berkala juga bertujuan mendeteksi masalah sejak dini agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
“Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan kegagalan operasional kendaraan saat sedang dibutuhkan,” pungkasnya.***
Penulis : Ragil
Editor : NB











