Warung Makan Belantara Hutan Penggarit, Sajikan Menu Makanan Jaman Dulu

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, -kondisi kesehatan badan serta rutinitas menu makanan dan suasana tempat makan yang monoton, menjadi penyebab salah satu menurunya nafsu makan.

Di tengah Hutan belantara, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawatengah, terdapat nuansa deretan warung makan yang menawarkan sensasi mengisi perut yang berbeda.

Warung makan dengan desain kuno dan antik tersebut, berada di komplek Benowo Park Pemalang ini, menawarkan sajian berbagai lauk makanan tempo dulu, seperti aneka pecel, sayuran lodeh, tempe bacen serta masih banyak pilihan kudapan masa lalu tersedia di sini.

Konsep yang di tawarkan oleh pengelola Warung Rakyat yaitu Bumdes Desa Penggarit, adalah kembalinya Suasana masa lalu dan makanan bagi para pengunjung.

Tentunya segala macam properti penunjang, seperti bentuk warung makan dan alat makan dan minumnya pun disesuaikan seperti pada masa puluhan tahun yang lalu, ada Priok dari tanah dan kuali besar sebagai alat penanak nasi dan rebusan berbagai macam sayuran.

Diyah (30 ) seorang pengunjung dari Kabupaten Pekalongan, ketka ditemui awak media pada Senin( 7/7 ). mengaku jika dirinya bersama keluarga sengaja menyempatkan diri datang ke Warung Rakyat Desa Penggarit untuk mengenang masa kecilnya, ” serasa dibawa ke masalalu menikmati makanan dan suasana di sini ” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama penjual warung makan Rakyat Nurbaeti ( 65 ) menuturkan jika sekarang setelah banyak di kenal orang, warung makan Rakyat ini banyak dikunjungi masyarakat tidak hanya dari sekitar Pemalang, akan tetapi dari luar kota pun banyak, ” kalau hari Sabtu dan Minggu ramai disini ” tuturnya.

Warung Makan di tengah hutan Penggarit, dari pusat kota Pemalang hanya berjarak sekitar 7 kilometer, dari pusat kota Pemalang ke arah selatan Kelurahan Paduraksa, kemudian ketika mulai masuk ke kawasan Hutan milik perhutani, belok ke kiri menyusuri sungai ke timur ketika melewati Bendungan Sungapan, makan tiba lah di lokasi Warung tengah hutan yang di tuju.

Jangan lupa hidupkan Geogle Maps atau bertanya kepada Warga yang di lewati, dijamin Masyarakat Pemalang masih tergolong ramah, untuk harga tanda masuk cuma Rp.5 ribu loh dan harga makanannya tak akan mungkin menguras isi kantong anda, namanya juga Warung Rakyat ya harga tentunya Merakyat. ( Ragil).

Penulis : Ragil

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trotoar dan Bahu Jalan Taman Patih Sampun Dipenuhi Parkiran Motor, Warga Mengeluh
Koperasi Merah Putih Bojongbata Gelar RAT 2026, Siapkan Strategi Bangkitkan Ekonomi Desa
Satpol PP Pemalang Tertibkan PKL di Jalan Wahidin, 9 Gerobak Diamankan
Anggota DPR -RI Rizal Bawazier : Kader Partai Harus Bisa Jaga Nama Baik dan Hindari Konflik Internal – Eksternal 
Kerangka Manusia Tanpa Identitas Ditemukan di Lahan Tebu Pemalang
Mudik Nyentrik, Pria Asal Pemalang Ini Tempuh Perjalanan Pakai Kostum Predator
Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Sebuah Rumah Beserta Traktor dan Sepeda Terbakar
Rutan Pemalang Terima Kunjungan Tim KPKNL Tegal

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:48

Trotoar dan Bahu Jalan Taman Patih Sampun Dipenuhi Parkiran Motor, Warga Mengeluh

Rabu, 8 April 2026 - 19:29

Koperasi Merah Putih Bojongbata Gelar RAT 2026, Siapkan Strategi Bangkitkan Ekonomi Desa

Rabu, 8 April 2026 - 19:22

Satpol PP Pemalang Tertibkan PKL di Jalan Wahidin, 9 Gerobak Diamankan

Sabtu, 4 April 2026 - 19:13

Anggota DPR -RI Rizal Bawazier : Kader Partai Harus Bisa Jaga Nama Baik dan Hindari Konflik Internal – Eksternal 

Senin, 30 Maret 2026 - 21:35

Kerangka Manusia Tanpa Identitas Ditemukan di Lahan Tebu Pemalang

Berita Terbaru

Gorontalo

Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

Minggu, 6 Sep 2026 - 10:02