IntaiNews.com – Pemerintah Kota Kotamobagu mulai melakukan rehabilitasi Taman Kota sebagai bagian dari upaya menata kembali ruang terbuka publik agar lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat. Penataan tersebut tidak hanya diarahkan pada perbaikan fasilitas, tetapi juga mengoptimalkan kembali fungsi taman sebagai ruang interaksi warga.
Proyek rehabilitasi ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu. Berdasarkan informasi dalam sistem pengadaan, paket rehabilitasi Taman Kota memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan mencakup pembenahan sejumlah fasilitas, antara lain struktur bangunan, panggung, atap, instalasi listrik, dan pelataran.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib mengatakan, rehabilitasi Taman Kota memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan. Menurut dia, setelah ditata, taman tersebut diharapkan kembali menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nantinya Taman Kota akan juga difungsikan untuk Ramadan Fest tahun depan,” kata Weny Gaib. Ia mengatakan, rencana tersebut membuat rehabilitasi taman tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menyiapkan ruang yang dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat maupun agenda pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap penataan tersebut dapat menjadikan Taman Kota sebagai ruang yang lebih representatif untuk berkumpul, berinteraksi dan berekreasi, sekaligus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan. Rehabilitasi diharapkan meningkatkan kualitas fasilitas serta mengoptimalkan kembali fungsi Taman Kota sebagai salah satu ruang publik di kawasan perkotaan.***











