SINGKAWANG, – Kodim 1202/Singkawang bersama para pengusaha SPBU se-Kota Singkawang mengambil langkah nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Salah satu bentuk langkah konkret tersebut adalah pembangunan sumur bor sebagai sumber air darurat di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Selasa (8/9/2026).
Dandim 1202/Singkawang, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, mengatakan pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat menjadi sumber air yang siap digunakan oleh tim gabungan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sumur bor ini diharapkan menjadi sumber air darurat yang dapat digunakan tim gabungan saat terjadi Karhutla,” ujar Dandim.
Menurutnya, ketersediaan sumber air yang berada dekat dengan lokasi rawan kebakaran akan sangat membantu mempercepat proses penanganan Karhutla.
Dengan akses air yang lebih mudah, tim pemadam di lapangan diharapkan dapat melakukan pemadaman secara lebih cepat dan efektif, terutama saat menghadapi kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau sumber air.
Dandim menjelaskan, sumur bor yang dibangun memiliki kedalaman sekitar 35 hingga 40 meter.
“Kedalaman sumur bor antara 35 sampai 40 meter. Dengan kedalaman ini kami berharap debit airnya cukup untuk kebutuhan mobil pemadam dan tim di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar menegaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan para pengusaha SPBU di Kota Singkawang dalam mendukung upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla.
Pembangunan sumber air darurat ini juga menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan sejak dini, sehingga ketika Karhutla terjadi, personel gabungan tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan air untuk melakukan pemadaman.
Melalui langkah nyata tersebut, Kodim 1202/Singkawang bersama para pengusaha SPBU berharap dapat memberikan kontribusi dalam menjaga lingkungan serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan di Kota Singkawang.
Penulis : Harry











