Labuan Bajo – Rangkaian balap sepeda internasional Tour de EnTeTe 2025 resmi berakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, minggu (21/9/2025).
Etape ke-10 ini sekaligus menjadi penutup setelah para pembalap menempuh lintasan di tiga pulau besar di Nusa Tenggara Timur, yakni Timor, Sumba, dan Flores.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga karena Labuan Bajo dipercaya menjadi tuan rumah pada etape pamungkas ajang bergengsi ini. Menurutnya, Tour de EnTeTe bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta panorama alam NTT ke kancah internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Labuan Bajo merasa terhormat menjadi bagian dari sejarah Tour de EnTeTe 2025. Kami berharap agenda ini bisa terus berlanjut setiap tahun, dengan Labuan Bajo sebagai salah satu ikon sport tourism di Indonesia,” ujar Bupati Edi.
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Kehadiran event internasional ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat angin segar dari meningkatnya kunjungan wisatawan maupun peserta lomba.
Acara penutupan turut dihadiri oleh Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena, S.Si., Apt.; Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, M.Hum.; Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng; Sekda Manggarai Barat, Drs. Fransiskus Sales Sodo; jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten, perwakilan kementerian/lembaga pusat, sejumlah kepala daerah se-NTT, hingga mitra dan sponsor pendukung.
Dengan berakhirnya etape Labuan Bajo, Tour de EnTeTe 2025 tidak hanya tercatat sebagai kompetisi olahraga internasional, tetapi juga momentum strategis yang memperkuat posisi NTT, khususnya Manggarai Barat, sebagai destinasi unggulan sport tourism Indonesia.
Penulis : As











