Harga Emas Antam Turun Rp12 Ribu Usai Cetak Rekor Tertinggi

Rabu, 10 September 2025 - 14:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi – Setelah mencetak rekor harga tertinggi sepanjang sejarah pada Selasa (9/9/2025), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Rabu (10/9/2025).

Harga emas hari ini dipatok Rp2.074.000 per gram, turun Rp12.000 dari posisi sebelumnya Rp2.086.000 per gram.

Rincian Harga Emas Antam 10 September 2025

  • 0,5 gram: Rp1.087.000
  • 1 gram: Rp2.074.000
  • 2 gram: Rp4.088.000
  • 3 gram: Rp6.107.000
  • 5 gram: Rp10.145.000
  • 10 gram: Rp20.235.000
  • 25 gram: Rp50.462.000
  • 50 gram: Rp100.845.000
  • 100 gram: Rp201.612.000
  • 250 gram: Rp503.765.000
  • 500 gram: Rp1.007.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.014.600.000

Adapun harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam berada di level Rp1.921.000 per gram.

Sesuai dengan ketentuan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan emas kembali ke Antam akan dikenakan pajak. Untuk transaksi di atas Rp10 juta, berlaku PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP, sementara non-NPWP dikenakan 3 persen. Potongan pajak tersebut langsung dipotong dari nilai transaksi saat proses buyback.

Penyebab Harga Emas Bergerak Naik Turun

Fluktuasi harga emas tidak lepas dari sejumlah faktor global, antara lain:

  1. Kondisi Ekonomi Dunia
    Ketidakpastian ekonomi akibat resesi, krisis keuangan, atau gejolak geopolitik membuat emas jadi pilihan investasi aman (safe haven). Namun, ketika ekonomi global pulih, minat investor terhadap emas cenderung menurun.
  2. Pergerakan Dolar AS
    Emas diperdagangkan dengan denominasi dolar. Pelemahan dolar membuat emas relatif lebih murah bagi investor asing sehingga harganya terdorong naik. Sebaliknya, penguatan dolar berpotensi menekan harga emas.
  3. Inflasi dan Kebijakan Suku Bunga
    Emas kerap dilirik sebagai pelindung nilai di tengah inflasi tinggi. Namun, jika bank sentral seperti The Federal Reserve menaikkan suku bunga, investor lebih tertarik pada instrumen berbunga tinggi dibanding emas, sehingga harga emas bisa terkoreksi.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Naik, Ini Rinciannya per 22 Januari 2026
Rupiah Melemah Tembus Rp16.995 per Dolar AS, Ini Cara Sederhana Masyarakat Bantu Perkuat Nilai Tukar
Belum Pasti, BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Masih Ditunggu Para Pekerja
Pemerintah Kucurkan Rp110 Triliun untuk Bansos 2025, Fokus pada Ketepatan Sasaran dan Pembersihan Data Penerima
Harga Emas Antam Naik ke Rp 2,50 Juta per Gram, Galeri24 Tembus Rp 2,52 Juta
Rupiah Melemah di Kurs Pajak 17–23 Desember 2025, Dolar AS Tembus Rp16.675
Harga Emas Terus Menguat Sepanjang Pekan, Antam dan Galeri24 Kompak Naik hingga Rp 54.000 per Gram
Saham DEWA Menguat di Tengah Tekanan IHSG, Naik 10,26 Persen ke Rp 500 per Lembar

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:01

Harga Emas Perhiasan Naik, Ini Rinciannya per 22 Januari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:53

Rupiah Melemah Tembus Rp16.995 per Dolar AS, Ini Cara Sederhana Masyarakat Bantu Perkuat Nilai Tukar

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:30

Belum Pasti, BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Masih Ditunggu Para Pekerja

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:43

Pemerintah Kucurkan Rp110 Triliun untuk Bansos 2025, Fokus pada Ketepatan Sasaran dan Pembersihan Data Penerima

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:29

Harga Emas Antam Naik ke Rp 2,50 Juta per Gram, Galeri24 Tembus Rp 2,52 Juta

Berita Terbaru