Jakarta, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan. Hingga akhir Juni 2025, Lapas Cipinang berhasil meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yakni 100, dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Capaian ini menjadi cerminan pengelolaan anggaran yang efisien, tepat waktu, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penilaian IKPA sendiri dilakukan berdasarkan tujuh indikator, yaitu: Revisi DIPA, Deviasi Halaman III DIPA, Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP dan TUP, serta Capaian Output.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, mengungkapkan bahwa nilai IKPA 100 bukan sekadar angka, melainkan simbol dari komitmen bersama dalam menghadirkan pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nilai IKPA 100 mencerminkan komitmen seluruh jajaran untuk menjadikan anggaran sebagai instrumen pelayanan publik yang efektif dan akuntabel. Kami pastikan setiap rupiah dikelola dengan amanah,” ujar Wachid, Rabu (9/7).
Kepala Subbagian Keuangan, Muryani, turut menyampaikan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja sama lintas bagian yang solid, mulai dari perencanaan hingga pelaporan anggaran.
“Kami menjamin setiap proses pengelolaan keuangan dilakukan secara tepat waktu, sesuai prosedur, dan dengan dokumentasi yang tertib. Ini adalah buah dari konsistensi dan kepedulian seluruh tim,” jelasnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bisri Mustopa, menyatakan bahwa capaian ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan serta meningkatkan kinerja.
“Tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas ini secara berkelanjutan. Pengelolaan anggaran bukan sekadar administrasi, tapi juga bentuk kepatuhan, efisiensi, dan kontribusi nyata terhadap capaian organisasi,” tegas Bisri.
Dengan torehan nilai sempurna dalam IKPA, Lapas Cipinang tak hanya menunjukkan kemajuan dalam aspek pelayanan dan pembinaan, tetapi juga menegaskan diri sebagai lembaga yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil dalam pengelolaan anggaran. (Ragil)
Penulis : Ragil










