IAIN Sultan Amai Gorontalo Diguncang Skandal! Kampus di Ambang Krisis Kepercayaan

Rabu, 19 Februari 2025 - 21:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo tengah menghadapi badai kritik akibat dugaan penyalahgunaan anggaran yang mengguncang kredibilitas institusi. Rabu (19/2/2025).

Berbagai laporan menyebutkan adanya indikasi pengelolaan keuangan yang tidak transparan, mulai dari mark-up proyek hingga penggunaan dana untuk kepentingan pribadi.

Seharusnya, kampus menjadi pusat pendidikan yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas. Namun, berbagai praktik yang mencurigakan dalam pengelolaan anggaran justru menunjukkan adanya kelemahan serius dalam sistem pengawasan internal. Dana yang semestinya dialokasikan untuk peningkatan fasilitas, riset, dan kesejahteraan mahasiswa serta dosen, malah diduga mengalir ke pihak-pihak tertentu tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Mahasiswa dan Akademisi Angkat Suara

Keresahan atas dugaan penyimpangan ini semakin menguat di kalangan mahasiswa dan akademisi. Beberapa mahasiswa mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap buruknya fasilitas kampus yang tidak sebanding dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah.

“Kami sering mendengar adanya dana besar yang masuk untuk pengembangan kampus, tapi faktanya, fasilitas masih jauh dari layak. Ke mana perginya anggaran itu?” ujar aryo Gumohung mahasiswa IAIN.

Sementara itu, akademisi menilai bahwa krisis ini tidak hanya mencoreng nama baik kampus, tetapi juga berpotensi merusak kualitas pendidikan.

“Jika penyalahgunaan ini dibiarkan, dampaknya akan semakin luas. Mahasiswa yang seharusnya menjadi prioritas utama justru akan menjadi korban dari ketidakberesan ini,” tambahnya.

Mendesak Transparansi dan Akuntabilitas

Berbagai pihak mendesak pimpinan kampus untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran. Transparansi harus menjadi prinsip utama dalam setiap keputusan keuangan.

Tidak hanya itu, mekanisme pengawasan yang lebih ketat dan independen juga diperlukan untuk memastikan bahwa setiap rupiah digunakan sesuai peruntukannya.

“Kampus harus berani membuka laporan keuangan mereka kepada publik. Ini bukan hanya soal kredibilitas institusi, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap mahasiswa dan masyarakat,” kata seorang aktivis pendidikan di Gorontalo.

Selain itu, mereka juga meminta agar oknum-oknum yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan anggaran diproses secara hukum tanpa pandang bulu. Sanksi tegas dinilai penting untuk menciptakan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Masa Depan IAIN Sultan Amai Gorontalo

Di tengah berbagai dugaan miring ini, masa depan IAIN Sultan Amai Gorontalo kini berada di ujung tanduk. Jika tidak ada tindakan nyata dalam membenahi sistem pengelolaan keuangan, kepercayaan publik terhadap kampus ini akan semakin luntur.

Meski demikian, harapan masih ada. Dengan langkah-langkah konkret dalam menegakkan transparansi dan akuntabilitas, IAIN Sultan Amai Gorontalo berpeluang untuk bangkit dan kembali menjadi institusi pendidikan yang berintegritas.

Namun, semua itu tergantung pada keberanian pihak kampus dalam menghadapi masalah ini secara terbuka dan bertanggung jawab.

Masyarakat kini menunggu, apakah IAIN Sultan Amai Gorontalo mampu keluar dari krisis ini, atau justru semakin terjerumus dalam skandal yang merusak reputasi akademiknya.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Kinerja Berjalan Optimal, Sekda Sugondo Makmur Sidak Dinas Perpustakaan dan Arsip
Pererat Sinergi, Kadis Kominfo Kab. Gorontalo Hadiri Gathering Mitra TVRI Gorontalo
Sekda Sugondo Terima Paparan Layanan Hemodialisa dari Fresenius
Bupati Sofyan Ikuti Dialog Nasional MBG, Perkuat Komitmen Tingkatkan Gizi Masyarakat
Peserta PENAS XVII Wajib Coba, Ragam Kuliner Khas Gorontalo yang Menggugah Selera
Wabup Tonny Tinjau Kesiapan Lokasi PENAS 2026, Pemkab Gorontalo Kebut Persiapan
Target RPJMD Dikebut, Bupati Sofyan Gaspol Inovasi Kesehatan
Bupati Sofyan Puhi Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Dirangkaikan Semarak Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:45

Pastikan Kinerja Berjalan Optimal, Sekda Sugondo Makmur Sidak Dinas Perpustakaan dan Arsip

Kamis, 30 April 2026 - 13:42

Pererat Sinergi, Kadis Kominfo Kab. Gorontalo Hadiri Gathering Mitra TVRI Gorontalo

Rabu, 29 April 2026 - 23:42

Sekda Sugondo Terima Paparan Layanan Hemodialisa dari Fresenius

Rabu, 29 April 2026 - 23:38

Bupati Sofyan Ikuti Dialog Nasional MBG, Perkuat Komitmen Tingkatkan Gizi Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 14:45

Peserta PENAS XVII Wajib Coba, Ragam Kuliner Khas Gorontalo yang Menggugah Selera

Berita Terbaru