LIMBOTO, – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026. Untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan, Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, kembali melakukan peninjauan langsung di kawasan Kompleks GOR David–Tonny, Kamis (11/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Tonny meninjau sejumlah titik strategis yang menjadi pusat kegiatan PENAS KTNA XVII, mulai dari revitalisasi panggung utama, penataan Gedung Olahraga David–Tonny, rehabilitasi rumah atlet, hingga pembangunan pagar dan penataan kawasan jogging track yang menjadi bagian dari wajah utama lokasi kegiatan nasional tersebut.
Tonny menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi ribuan peserta dan tamu yang akan datang dari seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita ingin memastikan seluruh pekerjaan di kompleks GOR David–Tonny selesai tepat waktu. Namun yang tidak kalah penting adalah kualitas pekerjaan harus tetap terjaga. Fasilitas yang dibangun ini tidak hanya untuk mendukung suksesnya PENAS KTNA XVII, tetapi juga akan menjadi aset daerah yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Tonny.
Ia menjelaskan, waktu menuju pembukaan PENAS KTNA XVII kini semakin dekat. Bahkan dalam beberapa hari ke depan diperkirakan peserta dan tamu dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan ke Kabupaten Gorontalo. Karena itu, seluruh pekerjaan yang masih tersisa diminta untuk terus dipercepat agar seluruh fasilitas benar-benar siap sebelum hari pelaksanaan.
“Kita berharap revitalisasi panggung utama, penataan GOR David–Tonny, rumah atlet, hingga pagar di area jogging track dapat selesai sesuai jadwal. Mengingat tamu dan peserta sudah mulai berdatangan minggu ini, maka progres pekerjaan harus terus dipacu sehingga saat pembukaan nanti seluruh fasilitas sudah siap digunakan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Ketua Panitia PENAS KTNA XVII Kabupaten Gorontalo Romy Sjahrain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nawir Tandako, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, mengatakan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan penyelenggaraan PENAS KTNA XVII. Selain memastikan kesiapan fisik lokasi, pemerintah juga menggerakkan seluruh perangkat daerah untuk terlibat langsung dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan representatif bagi para tamu.
“Hari ini seluruh ASN di masing-masing OPD melaksanakan kerja bakti. Kemudian pada Kamis pekan depan akan dilakukan kerja bakti lanjutan secara besar-besaran di kawasan lokasi PENAS sebagai tahap akhir atau finishing. Ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menyambut peserta dan tamu PENAS KTNA XVII,” kata Sugondo.
Menurutnya, keterlibatan ASN dalam kerja bakti massal menjadi bagian dari semangat gotong royong daerah untuk menyukseskan hajatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia PENAS KTNA XVII Kabupaten Gorontalo, Romy Sjahrain, menyampaikan bahwa secara umum progres pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini, fokus panitia dan pelaksana kegiatan berada pada tahap penyempurnaan dan pembenahan sejumlah fasilitas pendukung agar seluruh lokasi benar-benar siap saat hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini tinggal beberapa pembenahan dan penyempurnaan di sejumlah titik. Target kami, tiga hari menjelang pelaksanaan seluruh persiapan sudah tuntas sehingga Kabupaten Gorontalo benar-benar siap menjadi tuan rumah yang baik dan sukses menyelenggarakan PENAS KTNA XVII,” ujar Romy.
Penulis : IB











