LABUANBAJO, INTAINEWS.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, melakukan kunjungan serta berdialog langsung bersama 164 kepala desa.
Lima kepala kelurahan, anggota BPD, para camat, dan pimpinan OPD se-Kabupaten Manggarai Barat, Senin (tanggal disesuaikan), di Labuan Bajo, Senin, (23/6/2027).
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda monitoring program penguatan ketahanan pangan dan ekonomi hijau di desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Serta dukungan terhadap swasembada pangan, energi, dan air menuju kemandirian desa berkelanjutan dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Pada kesempatan tersebut Yandri Susanto menegaskan, pentingnya peran kepala desa tidak hanya sebagai pengguna Dana Desa, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi lokal berbasis potensi desa.
“Tugas kepala desa tidak berhenti pada penyerapan anggaran, tetapi lebih jauh pada bagaimana menggali dan mengembangkan potensi desa melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih,” tegas Menteri.
Ia juga memastikan bahwa BUMDes dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak saling bersaing, tetapi menjadi mitra strategis dalam menggerakkan perekonomian desa secara inklusif dan berkelanjutan.
“Kehadiran Kopdes Merah Putih di desa akan menjawab banyak persoalan masyarakat. Semua kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi, sehingga desa bisa berdiri mandiri dan tidak lagi tertinggal,”* lanjut Yandri.
Mendes PDTT turut mendorong desa-desa di Manggarai Barat untuk mampu bersaing dengan desa-desa lain di Pulau Jawa maupun Sumatera.
Ia menegaskan pentingnya inovasi, kolaborasi, dan orientasi ekspor sebagai arah baru pembangunan desa.
“Saya ingin desa-desa di Manggarai Barat menjadi desa maju, bahkan desa ekspor,”* pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut di hadiri, Mendes PDTT didampingi oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Se, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.
Sekretaris Kemendes PDTT Taufik Majid, para Dirjen di lingkungan Kemendes PDTT, Deputi Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas.
Perwakilan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertanian, serta Ibu Jessica Ludwig-Maaroof dari Bank Dunia dan Sekda Manggarai Barat Fransiskus S. Solo.***
Penulis : SAFAR
Editor : NB











