LABUAN BAJO, — Aroma persaingan sengit mewarnai babak akhir Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Manggarai Barat yang berlangsung pada Jumat, 13 Juni 2025. Sorak sorai penonton, ketegangan di lapangan, hingga momen dramatis adu penalti menjadi warna dalam turnamen yang mempertemukan bakat-bakat muda dari berbagai kecamatan.
Babak semifinal berlangsung ketat. Pada laga pertama, tim SD Kecamatan Macang Pacar harus mengakui keunggulan lawan setelah ditaklukkan oleh tim Kecamatan Mbeliling dengan skor 3-1. Sementara di semifinal kedua, pertandingan antara Kecamatan Pacar dan Kecamatan Komodo berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti yang akhirnya dimenangkan oleh tim Kecamatan Komodo dengan skor tipis 2-1.
Setelah dua semifinal berlangsung, perebutan posisi ketiga mempertemukan tim Macang Pacar dan Pacar. Dengan pertimbangan kondisi fisik pemain yang kelelahan usai laga semifinal, kedua tim sepakat untuk langsung melakoni babak adu penalti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen ini menjadi puncak ketegangan turnamen. Dalam duel adu keberanian di titik putih, para pemain cilik Macang Pacar tampil tenang. Mereka sukses mengungguli Pacar dengan skor 3-2, sekaligus memastikan posisi ketiga cabang sepak bola O2SN tingkat Kabupaten Manggarai Barat tahun 2025.
Rofinus Ino, salah satu pelatih tim Macang Pacar, tak mampu menyembunyikan kebanggaannya atas perjuangan anak asuhnya.
“Anak-anak sudah memberikan yang terbaik. Kami bersyukur bisa membawa pulang juara 3. Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi mereka, keluarga, dan seluruh masyarakat Kecamatan Macang Pacar,” ungkapnya dengan wajah sumringah.
Pihak panitia O2SN Manggarai Barat turut mengapresiasi seluruh tim yang berlaga, menyampaikan bahwa ajang ini bukan semata tentang kemenangan, namun juga menjadi sarana pembinaan karakter, sportivitas, kerja sama tim, dan pengembangan bakat olahraga siswa sejak dini.
Dengan berakhirnya turnamen, semangat para siswa di Manggarai Barat kian terpacu untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di dunia olahraga.
Penulis : Johanes J. Bentah











