PEMALANG, INTAINEWS.ID- Sebuah taman kota yang baru dibuka beberapa tahun terakhir, yakni Taman Rusa Comal, kini tengah menjadi perbincangan warga dan pengunjung.
Letaknya yang strategis, berada di jalur Pantura yang dikenal panas, menjadikan taman ini tempat ideal untuk bersantai.
Deretan pohon Asam Jawa dan Mangga tua yang menjulang tinggi, memberikan keteduhan alami yang menyejukkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Taman yang terletak di bekas Kantor Kawedanan Comal, atau tepatnya di selatan Klenteng Tin An Bio, ini menjadi oase kecil di tengah hiruk-pikuk kota.
Di dalamnya, pengunjung akan menemukan sejumlah gasebo, area bermain anak, dan sebuah pendopo bertuliskan “Taman Rusa”.
Namun, nama “Taman Rusa” justru menjadi sumber rasa penasaran. Banyak pengunjung, seperti Diyah (30), wisatawan asal Pekalongan, datang dengan harapan bisa melihat rusa secara langsung.
Ia mengaku kecewa setelah berkeliling taman namun tidak menemukan satupun hewan rusa di dalamnya.
“Anak-anak saya suka sekali dengan rusa, makanya saya tertarik datang ke sini. Tapi setelah dicari ke sana kemari, tidak ada rusanya. Malah saya lihat beberapa permainan anak-anak juga banyak yang rusak,”* ujar Diyah, Jumat (4/7).
Sementara itu, Agus (25), seorang juru parkir di kawasan taman, menjelaskan bahwa nama “Taman Rusa” bukan merujuk pada hewan rusa, melainkan singkatan dari Ruang Santai.
“Banyak yang salah paham. Taman Rusa itu maksudnya Ruang Santai, bukan taman dengan rusa beneran,”* katanya sambil tertawa.
Meski memiliki potensi sebagai ruang publik yang nyaman, kondisi taman saat ini cukup memprihatinkan. Sejumlah fasilitas seperti ayunan, jungkat-jungkit, dan bangunan pendopo terlihat mulai rusak.
Sampah yang berserakan juga menjadi pemandangan yang merusak keindahan taman.
Kondisi ini tentu membutuhkan perhatian bersama dari pengelola maupun masyarakat.
Perawatan rutin dan kesadaran menjaga kebersihan sangat penting agar Taman Kota Comal benar-benar menjadi ruang hijau yang nyaman, bersih, dan layak menjadi tempat bersantai warga Comal dan sekitarnya.***
Penulis : Ragil
Editor : NB











