Program UHC Pasaman Barat dihentikan, Warga Diminta Beralih ke BPJS Mandiri

Kamis, 2 Januari 2025 - 21:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Hamsuardi saat menerima penghargaan UHC dari Mendagri, Tito Karnavian.

PASAMAN BARAT – Program Universal Health Coverage (UHC) Pasaman Barat yang sebelumnya menjamin layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui APBD resmi dihentikan mulai 1 Januari 2025. Keputusan ini membuat ribuan peserta penerima manfaat UHC harus mencari alternatif untuk melanjutkan akses ke layanan BPJS Kesehatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Dewi Indriani Jusair, menjelaskan bahwa penghentian program UHC ini juga mengubah mekanisme aktivasi kepesertaan BPJS. “UHC-nya masih ada, tapi statusnya Cut Off, tidak lagi langsung aktif seperti sebelumnya,” ungkapnya pada Kamis, 2 Januari 2025.

Dengan status Cut Off, warga yang baru didaftarkan sebagai peserta BPJS oleh pemerintah tidak lagi otomatis aktif di hari yang sama, melainkan harus menunggu hingga bulan berikutnya.

Peserta yang sebelumnya terdaftar sebagai anggota BPJS mandiri namun menunggak, dapat melanjutkan keanggotaan dengan melunasi tunggakan. Kepesertaan akan aktif kembali setelah pembayaran, namun peserta akan memasuki masa denda selama 45 hari. Dalam masa ini, jika membutuhkan perawatan inap, peserta akan dikenakan biaya pelayanan.

Sedangkan warga yang belum pernah terdaftar sebagai peserta BPJS dapat mendaftar sebagai peserta mandiri dengan membayar iuran bulanan. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui layanan Pandawa di nomor WhatsApp 08118165165. Warga hanya perlu menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP, dan buku rekening tanpa harus datang ke kantor BPJS.

Penghentian program UHC ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu. Namun, pemerintah berharap solusi yang ditawarkan dapat membantu warga tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

“Perubahan ini memang berat, tapi kami harap masyarakat bisa memanfaatkan opsi yang ada untuk melanjutkan kepesertaan BPJS secara mandiri,” ujar Dewi.

Penulis : Wawan S

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Penuh Berkah, Kadis Perindag Viktor Asiku Salurkan Bantuan untuk Anak-anak Panti Asuhan Tombowata
Jaga Tradisi, Bupati Sofyan Puhi Apresiasi Perayaan Malam Qunut di Desa Tilote ‎
Musrenbang RKPD 2027 Boltara Resmi Dibuka, Wabup Aditya Pontoh Tekankan Sinkronisasi Aspirasi dan Kebijakan Pembangunan
Bupati Sirajudin Lasena Buka Musrenbang Kecamatan 2026 Secara Virtual
Navigasi Iman Berdampak Positif, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Komitmen Perkuat Spiritualitas Pemerintahan
Bupati Sirajudin Sambut Kunjungan Kerja Perdana Kajati Sulut di Boltara
Pererat Silaturahmi, Turnamen Remi Malaysia, Song-Song “YNCI Gorontalo Kota Cup” Sukses Digelar
Bupati Sirajudin Lasena Lantik Penjabat Sangadi Desa Wakat

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:05

Ramadan Penuh Berkah, Kadis Perindag Viktor Asiku Salurkan Bantuan untuk Anak-anak Panti Asuhan Tombowata

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:58

Jaga Tradisi, Bupati Sofyan Puhi Apresiasi Perayaan Malam Qunut di Desa Tilote ‎

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:54

Musrenbang RKPD 2027 Boltara Resmi Dibuka, Wabup Aditya Pontoh Tekankan Sinkronisasi Aspirasi dan Kebijakan Pembangunan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:44

Bupati Sirajudin Lasena Buka Musrenbang Kecamatan 2026 Secara Virtual

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:47

Navigasi Iman Berdampak Positif, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Komitmen Perkuat Spiritualitas Pemerintahan

Berita Terbaru