IntaiNews.id KOTAMOBAGU – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus menggencarkan berbagai kegiatan sosial selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat. Salah satu aksi nyata tersebut terlihat dalam kegiatan pembagian takjil yang digelar di Bundaran Paris, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada Rabu (18/03/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Sulawesi Utara, Ir. Hj. Tatong Bara, yang turun ke lapangan bersama sejumlah pengurus partai di tingkat kabupaten/kota.
Sejak sore hari, para kader PSI telah bersiaga di salah satu titik strategis Kota Kotamobagu tersebut untuk membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat. Sasaran utama kegiatan ini adalah para pengguna jalan yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa, mulai dari pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para kader PSI tampak membaur langsung dengan masyarakat, menyapa warga dengan ramah sembari membagikan paket berbuka puasa. Kehadiran para pengurus partai secara langsung di tengah masyarakat menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga yang melintas.

Ketua DPW PSI Bolaang Mongondow Timur, Jefta Martin Sekeon, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari komitmen partai untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang konkret.
“Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba,” ujar Jefta.
Ia menambahkan, keterlibatan langsung para pengurus partai dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan wujud pendekatan humanis yang terus dibangun PSI. Menurutnya, kehadiran kader di lapangan menjadi simbol bahwa partai tidak hanya hadir dalam konteks politik, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
“PSI ingin dikenal sebagai partai yang bekerja nyata. Bukan hanya hadir saat momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Sulawesi Utara, Ir. Hj. Tatong Bara, menegaskan bahwa kegiatan pembagian takjil ini merupakan bagian dari gerakan nasional PSI yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah selama bulan Ramadhan.
Menurut Tatong Bara, Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah masyarakat yang beragam.
“PSI ingin memastikan bahwa kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya dalam ruang-ruang politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai tersebut,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan mempererat hubungan sosial lintas kelompok masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sederhana namun berdampak nyata seperti pembagian takjil.
“Kegiatan ini bukan hanya soal berbagi makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kader PSI dengan masyarakat dari berbagai latar belakang,” tambahnya.
Aksi sosial yang dilakukan PSI ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga yang menerima takjil mengaku terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan dan belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa.
Salah satu pengendara mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan tersebut.
“Ini sangat membantu, apalagi kami masih di jalan saat menjelang maghrib. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari respons hangat yang diberikan kepada para kader PSI. Tidak sedikit warga yang menyapa, bahkan mengapresiasi langkah partai yang dinilai konsisten dalam melakukan kegiatan sosial, khususnya di momentum penting seperti bulan Ramadhan.
Pengamat menilai, kegiatan seperti ini tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi politik yang efektif dalam membangun citra partai yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan berbasis aksi nyata dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai politik di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dengan konsistensi kegiatan sosial yang dilakukan di berbagai daerah, PSI berupaya memperkuat posisinya sebagai partai yang tidak hanya berorientasi pada agenda politik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
Ke depan, PSI diharapkan dapat terus menjaga keberlanjutan program-program sosial serupa, tidak hanya pada momentum Ramadhan, tetapi juga dalam berbagai situasi lainnya yang membutuhkan kehadiran dan kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PSI menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bekerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.****











