Paparan Weny Gaib di Musrenbang RKPD 2027: Kinerja Positif Jadi Modal Penguatan Pembangunan Inklusif Kotamobagu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IntaiNews.id KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya dalam memperkuat arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., Senin (30/3/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Weny Gaib menyampaikan paparan komprehensif terkait capaian pembangunan daerah sekaligus tantangan dan arah kebijakan ke depan. Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting dalam memastikan proses perencanaan pembangunan berjalan partisipatif, terukur, serta berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

“Musrenbang RKPD ini menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penyelarasan prioritas pembangunan daerah, agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Weny Gaib.

Dalam pemaparannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa kinerja pembangunan Kota Kotamobagu dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang stabil dan positif. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,28 persen, yang menunjukkan daya tahan ekonomi daerah tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Selain itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat juga tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 77,49. Angka tersebut mengindikasikan kemajuan signifikan dalam sektor pendidikan, kesehatan, serta peningkatan daya beli masyarakat.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,59 persen pada tahun 2022 menjadi 5,97 persen pada tahun 2025. Penurunan ini menunjukkan efektivitas berbagai program pemerintah dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, distribusi pendapatan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Rasio Gini yang sebelumnya berada pada angka 0,404 kini menurun menjadi 0,305, menandakan semakin meratanya tingkat kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mengalami peningkatan signifikan dari sekitar Rp34,9 juta menjadi lebih dari Rp43,3 juta per tahun.

“Dengan kerja sama, inovasi, dan komitmen bersama, kita optimistis dapat mewujudkan visi Kotamobagu Bersahabat: Kota Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif,” tegas Weny Gaib.

Meski berbagai capaian tersebut menunjukkan tren yang menggembirakan, Wali Kota juga menekankan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang perlu dihadapi secara serius dan kolaboratif. Di antaranya keterbatasan kapasitas fiskal daerah, peningkatan kualitas layanan publik, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, serta percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu menetapkan tema RKPD Tahun 2027, yakni “Penguatan Identitas Budaya dan Ketahanan Sosial untuk Pembangunan Inklusif.” Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian nilai budaya serta penguatan kohesi sosial masyarakat.

Arah kebijakan pembangunan ke depan difokuskan pada sejumlah prioritas utama, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan layanan dasar dan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, peningkatan perlindungan sosial, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Weny Gaib juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah, legislatif, akademisi, dunia usaha, maupun masyarakat, untuk aktif berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukan yang konstruktif, berbasis data, dan solutif dari seluruh peserta Musrenbang,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Kotamobagu Imbau Warga Beli BBM Sesuai Kebutuhan
Pemkot Kotamobagu Siapkan Penataan SanPalk, Retribusi Belum Dipungut
Pemkot Kotamobagu Jelaskan Status Median Paloko-Kinalang
Wali Kota Kotamobagu Hadiri Lomba Pocil dan PKS, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Ketua BAZNAS Kotamobagu: Pelatihan Barista Jadi Wujud Nyata Pendayagunaan Zakat
Hari Kedua Lomba Inovasi Daerah IGA 2026, 28 OPD Kotamobagu Presentasikan Inovasi
Pemkot Kotamobagu Susun Kajian Risiko dan Rencana Penanggulangan Bencana 2026–2030
Pemkot Kotamobagu dan Baznas Gelar Pelatihan Barista untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:56

Wali Kota Kotamobagu Imbau Warga Beli BBM Sesuai Kebutuhan

Jumat, 18 September 2026 - 17:32

Pemkot Kotamobagu Siapkan Penataan SanPalk, Retribusi Belum Dipungut

Kamis, 17 September 2026 - 17:34

Pemkot Kotamobagu Jelaskan Status Median Paloko-Kinalang

Kamis, 17 September 2026 - 17:25

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Lomba Pocil dan PKS, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 16 September 2026 - 19:10

Ketua BAZNAS Kotamobagu: Pelatihan Barista Jadi Wujud Nyata Pendayagunaan Zakat

Berita Terbaru