PEMALANG,INTAINEWA.ID — Upaya pencarian korban tanah longsor di Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, akhirnya membuahkan hasil.
Hamim (63), petani setempat yang menjadi korban kedua, ditemukan meninggal dunia pada hari keenam operasi pencarian, Jumat (30/1).
Proses pencarian dipimpin langsung oleh Camat Watukumpul, Arief Rachman Hakim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Arief menyampaikan bahwa operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.30 WIB oleh Tim Gabungan yang terdiri dari unsur SAR, relawan, dan masyarakat setempat.
“Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 12.30 WIB, kemudian dilanjutkan kembali dengan penyisiran di sejumlah titik lokasi bencana,” ungkap Arief.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pada pukul 12.57 WIB, korban atas nama Hamim berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Selanjutnya, pada pukul 13.15 WIB, jenazah korban dievakuasi menuju rumah duka.
Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 13.50 WIB dan langsung dilakukan proses pemandian.
Setelah rangkaian prosesi selesai, jenazah almarhum Hamim dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada pukul 15.00 WIB.
Adapun Tim Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian terdiri dari unsur TNI Koramil 12 Watukumpul Kodim 0711/Pemalang, Polri dari Polres Pemalang, Basarnas.
BPBD Kabupaten Pemalang, TAGANA Kecamatan Watukumpul, Pemerintah Kecamatan Watukumpul.
Pemerintah Desa Bongas, para relawan Kecamatan Watukumpul, serta warga masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, seluruh korban bencana tanah longsor di Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang dinyatakan telah ditemukan.
Operasi SAR yang dikoordinir oleh Basarnas pun resmi ditutup.***
Penulis : Ragil
Editor : NB











