Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG

Sabtu, 27 September 2025 - 18:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait maraknya kasus keracunan yang menimpa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu disampaikan setibanya di Tanah Air usai melakukan kunjungan kerja ke empat negara selama sepekan.

Menurut Kepala Negara, program MBG merupakan proyek besar yang tak lepas dari kendala di tahap awal pelaksanaan. Namun, ia meyakini seluruh permasalahan yang muncul akan segera ditangani.

“Ini program besar, jadi pasti ada kekurangan di awal. Tapi saya yakin semua bisa kita selesaikan dengan baik,” ujar Prabowo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025), sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo juga menegaskan bakal segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk membahas persoalan tersebut bersama sejumlah pejabat terkait.

“Saya baru tujuh hari di luar negeri, dan saya terus memantau perkembangan ini. Sepulangnya, saya akan langsung memanggil Kepala BGN untuk diskusi,” ucapnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa tujuan utama MBG adalah memastikan seluruh anak bangsa, khususnya yang kesulitan memperoleh makanan layak, bisa mendapatkan asupan gizi seimbang.

“Anak-anak kita ada yang hanya makan nasi dengan garam. Program ini hadir untuk mereka, supaya mendapat makanan gratis dan bergizi,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo tiba di Halim sekitar pukul 15.40 WIB dan disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menpora Erick Thohir, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta sejumlah menteri lain seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Sejak Januari hingga 25 September 2025, tercatat 5.914 penerima manfaat terdampak insiden keamanan pangan MBG. Hanya pada bulan September saja, korban keracunan mencapai 2.210 orang.

Di Kabupaten Bandung Barat, tingginya kasus membuat Bupati Jeje Ritchie Ismail menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah hampir 1.000 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Gempuran Media Sosial Modern, Kaula Muda Masih Bertahan di Camfrog
Bertemu Ketum Adin Jauharudin, Ansor Sulut Perkuat Agenda Strategis Organisasi
Nelson Pomalingo Dipercaya Kelola Kampus dan Perkebunan di Lampung, Usung Integrasi Riset dan Energi Terbarukan
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Kiprah Putra Darah Mongondow Letkol Arm. Vicky H. Mamonto di Pucuk Pimpinan Yonarmed 7/Biringgalih
Valentino Rossi Akhirnya Geber Motor di Sirkuit Mandalika, Debut Perdana Sang Legenda di Tanah Air
Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Terbuka untuk Lulusan D-IV hingga Dokter Spesialis
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Trading Kripto, Seret Nama Pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:02

Di Tengah Gempuran Media Sosial Modern, Kaula Muda Masih Bertahan di Camfrog

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29

Bertemu Ketum Adin Jauharudin, Ansor Sulut Perkuat Agenda Strategis Organisasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:14

Nelson Pomalingo Dipercaya Kelola Kampus dan Perkebunan di Lampung, Usung Integrasi Riset dan Energi Terbarukan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:22

Kiprah Putra Darah Mongondow Letkol Arm. Vicky H. Mamonto di Pucuk Pimpinan Yonarmed 7/Biringgalih

Berita Terbaru