Dari Kotamobagu ke Belanda, Rindah Mokoginta Ukir Prestasi di Kartini Indo Feest 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IntaiNews.id KOTAMOBAGU – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., menerima penghargaan dari panitia penyelenggara Kartini Indo Feest 2026 yang digelar di Groningen, Belanda.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif serta kontribusi nyata dalam menyukseskan kegiatan berskala internasional yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 25 April 2026. Ajang ini menjadi wadah pertemuan budaya yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat Indonesia di luar negeri, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Nusantara kepada publik internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kotamobagu, Siti Rafiqah Bora, menjelaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi promosi budaya daerah di tingkat global.

“Partisipasi Kota Kotamobagu pada Kartini Indo Feest 2026 adalah upaya untuk memperkenalkan budaya, tradisi, serta hasil karya daerah, khususnya kain bermotif khas Kotamobagu. Alhamdulillah, respon masyarakat di sana sangat positif dan antusias,” ujar Siti.

Menurutnya, penghargaan yang diterima Ketua TP PKK Kota Kotamobagu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa produk budaya lokal memiliki daya saing dan daya tarik di mata internasional.

Dalam ajang tersebut, Kota Kotamobagu menampilkan beragam kekayaan budaya khas Bolaang Mongondow. Di antaranya satu set pakaian adat Mongondow berupa Salu’ dan Baniang, kostum Tari Kabela lengkap dengan properti Kabela, serta berbagai kain bermotif khas Kotamobagu yang merupakan hasil karya Ketua TP PKK.

Penampilan tersebut mendapat perhatian dari para pengunjung yang hadir, termasuk diaspora Indonesia maupun masyarakat lokal Belanda. Banyak di antara mereka yang menunjukkan ketertarikan terhadap keunikan motif kain serta filosofi yang terkandung dalam setiap elemen busana adat yang ditampilkan.

Selain sebagai ajang promosi budaya, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun jejaring internasional, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah Kota Kotamobagu berharap, melalui keikutsertaan dalam event seperti ini, peluang kerja sama dengan berbagai pihak di luar negeri dapat semakin terbuka.

Siti juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Ketua TP PKK Kota Kotamobagu yang terus mendorong inovasi dalam pengembangan produk budaya lokal, terutama dalam pengolahan motif kain khas daerah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Ibu Ketua TP PKK dalam mempromosikan budaya Kotamobagu di kancah internasional. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah,” tambahnya.

Melalui momentum Kartini Indo Feest 2026, Pemerintah Kota Kotamobagu optimistis bahwa identitas budaya lokal dapat semakin dikenal luas oleh dunia. Tidak hanya sebagai warisan tradisi, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam berbagai event internasional sebagai langkah strategis dalam memperkuat citra daerah, memperluas promosi pariwisata, serta mendorong pertumbuhan industri kreatif berbasis budaya lokal.***

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Kotamobagu Imbau Warga Beli BBM Sesuai Kebutuhan
Pemkot Kotamobagu Siapkan Penataan SanPalk, Retribusi Belum Dipungut
Pemkot Kotamobagu Jelaskan Status Median Paloko-Kinalang
Wali Kota Kotamobagu Hadiri Lomba Pocil dan PKS, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Ketua BAZNAS Kotamobagu: Pelatihan Barista Jadi Wujud Nyata Pendayagunaan Zakat
Hari Kedua Lomba Inovasi Daerah IGA 2026, 28 OPD Kotamobagu Presentasikan Inovasi
Pemkot Kotamobagu Susun Kajian Risiko dan Rencana Penanggulangan Bencana 2026–2030
Pemkot Kotamobagu dan Baznas Gelar Pelatihan Barista untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:56

Wali Kota Kotamobagu Imbau Warga Beli BBM Sesuai Kebutuhan

Jumat, 18 September 2026 - 17:32

Pemkot Kotamobagu Siapkan Penataan SanPalk, Retribusi Belum Dipungut

Kamis, 17 September 2026 - 17:34

Pemkot Kotamobagu Jelaskan Status Median Paloko-Kinalang

Kamis, 17 September 2026 - 17:25

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Lomba Pocil dan PKS, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 16 September 2026 - 19:10

Ketua BAZNAS Kotamobagu: Pelatihan Barista Jadi Wujud Nyata Pendayagunaan Zakat

Berita Terbaru