LIMBOTO – Kedatangan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo tak lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah yang kaya cita rasa. Sejumlah hidangan tradisional direkomendasikan untuk dinikmati para tamu selama berada di Gorontalo.
Salah satu yang paling populer adalah binte biluhuta atau milu siram, yakni olahan jagung manis muda yang disajikan dengan kuah gurih, dipadukan dengan ikan tongkol atau udang, kelapa parut, serta aneka rempah dan daun aromatik. Cita rasanya semakin nikmat dengan sambal dan perasan jeruk nipis.
Selain itu, peserta juga dapat mencicipi ayam kampung yiloni, hidangan ayam kampung yang dimasak dengan santan dan bumbu khas Gorontalo, menghasilkan rasa gurih dan kaya rempah yang meresap hingga ke dalam daging.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak kalah menarik, ada pula yilabulo, makanan tradisional berbahan dasar sagu yang dicampur dengan jeroan ayam, dibumbui rempah khas, kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar. Teksturnya lembut dengan cita rasa unik yang menggugah selera.
Beragam kuliner ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta PENAS XVII. Selain mengikuti rangkaian kegiatan, para tamu juga diajak menikmati kekayaan budaya Gorontalo melalui sajian kuliner autentik yang khas dan berkesan.
Penulis : IB











