Air Mata Harapan: Satgas TMMD Kodim 1311/Morowali Bangun Kembali Rumah Ibu Indo Ogi

Minggu, 23 Februari 2025 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali – Setetes air mata haru jatuh di pipi Ibu Indo Ogi saat menyaksikan rumahnya kembali dibangun oleh prajurit TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1311/Morowali.

Bagi perempuan tangguh ini, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga secercah harapan di tengah keterpurukan.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Juli 2024 silam mengubah segalanya bagi Ibu Indo Ogi. Rumah yang menjadi tempat berteduh bersama keluarga musnah dalam kobaran api.

Sejak saat itu, ia bersama suami yang sakit dan ibunya yang sudah lanjut usia harus berpindah-pindah menumpang di rumah warga. Namun, kesulitan belum berakhir.

Ketika pemilik rumah yang mereka tempati meminta mereka pergi karena hendak menyewakan rumahnya, harapan mereka semakin menipis.

“Dapat telepon, diminta pindah. Saya memohon agar diberi waktu, tapi mereka bilang rumah itu mau disewakan. Seandainya saya punya uang, saya akan bayar, tapi untuk makan saja susah,” ungkap Ibu Indo Ogi dengan suara lirih, Minggu (23/2/2025), di Kelurahan Lamberea, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.

Di tengah kepasrahan, datanglah bantuan tak terduga. Satgas TMMD Kodim 1311/Morowali hadir membawa solusi dengan membangun kembali rumahnya. Program ini tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan, salah satunya rumah tidak layak huni (RTLH).

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Indo Ogi tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, sekarang Tentara kerja rumahku. Untung ada bantuan Tentara. Terima kasih banyak, Pak Tentara,” ucapnya penuh haru.

Dalam program TMMD kali ini, Kodim 1311/Morowali membangun enam unit rumah layak huni yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu satu unit di Desa Bahomohoni, satu unit di Desa Bente, dua unit di Desa Matansala, serta masing-masing satu unit di Kelurahan Bungi dan Kelurahan Lamberea.

Kehadiran prajurit TNI bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong-royong dan kepedulian.

Apa yang dialami Ibu Indo Ogi menjadi bukti nyata bahwa di saat-saat tersulit, selalu ada tangan-tangan yang siap menolong dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Penulis : Akmal

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 132/Tadulako Tegaskan Revisi UU TNI Bukan Hidupkan Dwifungsi, tapi Perkuat Profesionalisme
Gubernur Sulteng Buka Rembuk Budaya “Bokid Hadat” di Buol
Dari Panti ke Panti, TNI Bantu Wujudkan Identitas Hukum Anak-anak
Kopda Yance, Prajurit Rakyat yang Tak Pernah Pergi Saat Bencana Datang
Korem 132 Tadulako Jemput Bola, Bantu Anak Panti Asuhan Miliki Akta Kelahiran
Kodim 1311 Morowali Sabet Juara Nasional TMMD ke-123, Letkol Alzaki: Ini Kemenangan Semua Pihak
Danrem 132 Tadulako Hadiri HUT ke-61 Sulteng, Wujud Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Korem 132/Tadulako Gencarkan Rehab Panti Asuhan Nur Anatapura di Palu

Berita Terkait

Minggu, 1 Juni 2025 - 18:44

Kasrem 132/Tadulako Tegaskan Revisi UU TNI Bukan Hidupkan Dwifungsi, tapi Perkuat Profesionalisme

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:21

Gubernur Sulteng Buka Rembuk Budaya “Bokid Hadat” di Buol

Minggu, 4 Mei 2025 - 23:30

Dari Panti ke Panti, TNI Bantu Wujudkan Identitas Hukum Anak-anak

Sabtu, 26 April 2025 - 09:27

Kopda Yance, Prajurit Rakyat yang Tak Pernah Pergi Saat Bencana Datang

Kamis, 24 April 2025 - 21:36

Korem 132 Tadulako Jemput Bola, Bantu Anak Panti Asuhan Miliki Akta Kelahiran

Berita Terbaru