Dishub Kabupaten Gorontalo Gelontorkan Rp910 Juta Subsidi BBM, Untuk 3.642 Abang Bentor

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limboto-– Pemerintah Kabupaten Gorontalo menunjukkan keberpihakan nyata kepada pelaku ekonomi rakyat.

Melalui Dinas Perhubungan, Pemkab menggelontorkan subsidi BBM senilai Rp910,5 juta untuk 3.642 pengemudi bentor di sektor transportasi rakyat yang selama ini menjadi denyut nadi pergerakan ekonomi masyarakat bawah.

Program bertajuk Subsidi BBM Berbasis Voucher Tahun Anggaran 2026 ini menempatkan Dinas Perhubungan sebagai salah satu dari 12 OPD pengampu UMKM yang tidak hanya bicara pemberdayaan, tetapi menghadirkan intervensi langsung pada biaya operasional pelaku usaha kecil.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, Irawaty Usman, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menahan laju tekanan ekonomi yang selama ini menghimpit pengemudi bentor.

Penyaluran voucher dijadwalkan mulai bulan ketiga 2026, dengan skema distribusi yang diklaim lebih ketat, transparan, dan tepat sasaran.

“Sebanyak 3.642 pengemudi atau pemilik bentor akan menerima voucher BBM. Masing-masing memperoleh 25 liter per orang,” kata Irawaty.

Tak semua bisa menikmati subsidi ini. Pemkab mematok kriteria tegas. Penerima adalah UMKM sektor transportasi yang diprioritaskan bagi abang bentor dan ojek roda dua non aplikasi yang telah terdaftar dalam DTSEN desil 1 sampai 5, kelompok ekonomi paling rentan yang selama ini menggantungkan hidup dari setoran harian.

Skema voucher dipilih untuk memotong mata rantai kebocoran subsidi, sekaligus memperkuat pengawasan penggunaan BBM bersubsidi.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan pemerintah daerah: dari sekadar bantuan sosial, menjadi kebijakan ekonomi protektif bagi pelaku usaha kecil.

“Tujuan utamanya adalah menjaga kelangsungan usaha pengemudi agar tetap mampu melayani angkutan barang dan orang. Jika bentor berhenti, ekonomi rakyat ikut tersendat,” tegas Irawaty.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Gorontalo mengirim pesan keras: transportasi rakyat bukan sektor pinggiran.

Ia adalah fondasi ekonomi kerakyatan yang harus dijaga, dilindungi, dan diperkuat agar pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikuti Raker Bersama Komisi II DPR RI, Wabup Tonny Bahas Penataan PPPK dan Belanja Pegawai Daerah
Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati
Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango
Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif
Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia
Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII
Pemkab Gorontalo Gaungkan Semangat PENAS KTNA XVII Lewat Konvoi Nusantara
Wabup Tonny Tinjau Venue PENAS KTNA XVII, Pastikan Renovasi GOR David-Tonny Sesuai Target

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:41

Ikuti Raker Bersama Komisi II DPR RI, Wabup Tonny Bahas Penataan PPPK dan Belanja Pegawai Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 11:28

Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:21

Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:58

Telaga Jaya Raih Juara I Lomba Yel-Yel HLUN ke-30, Bukti Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:46

Healthy Run 2026 Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Deklarasi Anti Narkoba, Perkuat Semangat Road to PENAS KTNA XVII

Berita Terbaru