Pemuda Sebagai Pelatuk Perubahan Dalam Mengawal Pembagunan Daerah

Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAINEWS.ID – Dalam waktu dekat yakni Pada Tanggal 23 Mei 2025 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) akan memasuki umur 18 Tahun, kalau akan disamakan dengan umur manusia sudah beranjak usia remaja. Namun diusia 18 Tahun ini, masi banyak pekerjaan rumah Pemerintah Daerah (Pemda) saat ini baik pada bidang Pendidikan, Pertanian, Kesehatan, Pembagunan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun bidang-bidang lain yang harus menjadi perhatian khusus semua stegholder didaerah ini. Seluruh Elemen masyarakat saat itu dalam memperjuangkan daerah ini menjadi satu daerah pemekaran, telah mengorbankan darah, nyawa bahkan air mata untuk kemudian daerah ini kalah itu diberi nama Binadow yang berubah nama Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bisa menjadi satu daerah otonom.”Maka setelah daerah ini resmi dimekarkan menjadi satu daerah otonom yang diresmikan pada Tanggal 23 Mai 2007, banyak harapan serta keiginan masyarakat Bolmut secara umum.

Lahirnya Kabupaten Bolmut sebagai buah dari perjuangan panjang para tokoh pemekaran, Aktifis serta rakyat yang tak kenal lelah, tidak terkecuali para pemuda saat itu dalam memperjuangkan identitas dan haknya sebagai daerah mandiri. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bolmut adalah hari yang sangat sakral bagi seluruh Masyarakat secara umum, namun masih banyak harapan masyarakat yang belum terealisasi karena menumpuknya permasalahan yang dihadapi didaerah untuk berapa tahun kebelakang.”Terkadang datang pemikiran yang cenderung larut dalam keluh kesah tentang kekurangan, kelemahan, dan ancaman yang harus dihadapi, seolah-olah tidak tersedia lagi jalan untuk mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi Pemda Bolmut.

Ingat! Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan, maka Peran pemuda dalam pengawal pembangunan tak hanya terjadi Bolmut. Sejarah telah mencatat semangat perjuangan pemuda yang tak pantang surut dengan mempertaruhkan jiwa dan raganya. Sejalan dengan semangat Desentralisasi pelimpahan kekuasaan dan kewenangan yang lebih luas kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmut, telah membuka kesempatan bagi setiap elemen masyarakat untuk mengisi pembangunan di daerah ini.

Pemuda sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan di daerah, sudah sepatutnya memaknai dan mewarnai setiap kebijakan pembangunan di daerah. Di sinilah pentingnya pemuda memposisikan diri dan mengambil peran-peran strategis dalam pembangunan daerah yang baru berusian remaja ini. Dengan melihat fenomena yang terjadi pada generasi muda saat ini, tidak berlebihan apabila jati diri mereka sesuai dengan nilai-nilai luhur Daerah. Konsekuensi dari keraguan akan jati diri generasi muda di Bolmut adalah sebagai penerima tongkat kepemimpinan di masa yang akan datang, Maka peran pemuda yang ada di Bolmut saat ini sangat diharapkan dalam mengawal pembangunan di daerah.

“Praktik desentralisasi yang acap kali tidak tepat diterjemahkan oleh Pemda Bolmut, maka sangat perlu mendapat respon dari semua elemen didaerah. Dalam Undang Undang Republik Indonesia Tahun 2009 Tentang Kepemudaan, pasal 1 ayat 9 dijelaskan “Pengembangan kepeloporan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dihadapi.” Hal ini menunjukan bahwa pemuda sebagai garda terdepan dalam mengisi pembangunan daerah.

Diera globalisasi ini, kita dituntut berpikir mendunia, Tidak ada lagi batasan-batasan dalam berkarya dan bekerja, termasuk dalam pembangunan Bolmut. Keadaan masyarakat dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya tentulah akan mempengaruhi kerja dan karya kita. Pemuda yang dianggap memiliki peran lebih dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam masyarakat, sudah seharusnya terjun dalam masyarakat. Berpikir kompleks untuk mengubah dan membangun daerah dapat dilakukan dengan menyikapi berbagai persoalan lokal dimasyarakat.

Sejalan dengan semangat desentralisasi, dengan pelimpahan kekuasaan dan wewenang yang lebih luas kepada pemerintah daerah, maka membuka kesempatan bagi setiap masyarakat untuk mengisi pembangunan melalui pembangunan di daerah. Pemuda sebagai elemen penting masyarakat dalam pembangunan daerah, sudah sepatutnya memaknai dan mewarnai setiap kebijakan pembangunan daerah.Dalam jejak rekamnya, pemuda sering kali dalam posisi sebagai pelopor pembaharuan, pelatuk perubahan sekaligus pengawal perubahan.

Menterjemahkan peran-peran strategis yang memberi konstribusi bagi percepatan pembangunan daerah menjadi pilihan yang tidak boleh berlalu tanpa pemaknaan dari pemuda. Sudah seharusnya, pemuda tidak lagi hanya dalam posisi berpangku tangan atau menunggu inisiasi dari pemerintah daerah untuk bersama-sama berperan mengisi pembangunan daerah. namun pemuda Bolmut harus Menginisiasi dan mendorong konsep pembangunan daerah dalam era desentralisasi ini, sangat terbuka bagi pemuda.

“Akhirnya, pemuda yang mampu membaca tanda-tanda zamannya, seyogyanya telah berada pada pilihan penguatan kelembagaan lokal, guna mendorong kesadaran semua elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.”Akhir kata Jagan bertanya apa yang daerah berikan kepada kita, namun kita harus bertanya kepada diri kita apa yang telah kita berikan kepada daerah.

Penulis : Indrawan Laupu, SP.

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Perkuat Kepesertaan JKN di Tingkat Desa
Pimpin Konsolidasi Audit BPK, Bupati Sirajudin Soroti Manajemen Aset Daerah
Bupati Sirajudin Lasena Serahkan Bantuan Benih Jagung APBN, Dorong Produktivitas Petani Boltara
AMAN Bintauna Dorong Pemkab Bolmut Terbitkan Produk Hukum Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat
Maulid Nabi 1448 H di Padango, Pemkab Boltara Gaungkan Pelestarian Tradisi Dzikillo
Ketua Investigasi KANNI Apresiasi Gerakan Penambang Ratatotok Bangun Infrastruktur Secara Swadaya
Bupati Boltara Hadiri Rakorda Pembangunan Pertanian dan Apel Siaga Penyuluh Pertanian se-Sulut
Bupati Boltara Audiensi dengan Gubernur Sulut, Bahas Krisis Air Bersih dan Kerusakan Jalan Provinsi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:51

Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Perkuat Kepesertaan JKN di Tingkat Desa

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:34

Pimpin Konsolidasi Audit BPK, Bupati Sirajudin Soroti Manajemen Aset Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:28

Bupati Sirajudin Lasena Serahkan Bantuan Benih Jagung APBN, Dorong Produktivitas Petani Boltara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:09

AMAN Bintauna Dorong Pemkab Bolmut Terbitkan Produk Hukum Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:48

Maulid Nabi 1448 H di Padango, Pemkab Boltara Gaungkan Pelestarian Tradisi Dzikillo

Berita Terbaru

Gorontalo

Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

Minggu, 6 Sep 2026 - 10:02