Peredaran Obat Keras Daftar G di Pemalang Masif, Bupati Akan Tindak Tegas

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang– Masih adanya peredaran obat keras daftar ‘G’ secara masif di Kabupaten Pemalang, membuat Bupati Anom Wiidiyantoro merasa geram

Dirinya pun menyatakan akan menindak tidak ada toleransi dan akan mengambil langkah tegas untuk memberantas peredarannya.

“Tidak ada toleransi masalah obat-obat terlarang apapun jenisnya,” katanya .

Ia segera menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk menindak termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Saya akan akan memerintahkan dinas-dinas terkait termasuk Satpol PP dan juga koordinasi dengan Forkompinda untuk menindak kegiatan peredaran obat keras itu,” ujar Anom, Rabu ( 15/10).

Sebelumnya, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang Kiyai Abu Joharudin Bahry, juga menyatakan keprihatinan mendalam dan mendesak ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap pelanggaran tersebut.

“Kami prihatin dan sangat kuwatir peredaran obat keras G ini secara masif di Pemalang apalagi sasaran penggunanya para pelajar atau generasi gen z,” kata Kiyai Abu Joharudin Bahry.
Untuk antisipasi maraknya peredaran keras ilegal itu, pihaknya mendesak APH dalam hal ini kepolisian adanya tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.

“Karena ini sangat urgen maka APH atau kepolisian yang berwenang disini segera merespon keresahan kami tidak harus menunggu laporan dari masyarakat,” ujar Gus Bahry.

Lebih lanjut, Gus Bahry menyampaikan pengguna obat keras secara ilegal ini bukan hanya pada efek fisik yang berpotensi menyebabkan ketergantungan dan gangguan mental, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas.

“Kita berbicara tentang generasi muda yang menjadi sasaran utama peredaran ini. Dampaknya bukan hanya bagi kesehatan, tetapi juga masa depan bangsa,” ujarnya.

Gus Bahry berharap pemerintah dan aparat hukum bisa memperkuat pengawasan, menindak tegas pelaku, dan memutus rantai distribusi obat ilegal.

“Harapan kami segera tuntas supaya ini tidak menjadi keresahan masyarakat, orang tua. Ini perlu terobosan lintas sektoral secara terpadu dalam penanganan peredaran obat keras ini,” tegasnya ( Ragil)

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang
OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung
Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas
Jelang Ramadhan Yayasan Amal Bhakti Cibelok Pemalang Gelar Peringatan Isro Mi’raj
Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Samrat 2026 di Kotamobagu
Puncak Musim Rambutan,Omzet Pedagang di Pemalang Tembus Belasan Juta Setiap Hari

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:29

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:59

OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:45

Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:41

Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas

Berita Terbaru