Nelson-Kris Usung “New Agropolitan”: Solusi Inovatif untuk Kebangkitan Ekonomi Gorontalo

Selasa, 15 Oktober 2024 - 16:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO| pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Kris Wartabone, atau dikenal dengan “Patriot Gorontalo,” kembali menggagas program unggulan dalam kampanye mereka di Kabupaten Boalemo, Ahad (13/10/2024).

Program tersebut bertajuk “New Agropolitan,” sebuah inisiatif terintegrasi yang menggabungkan sektor peternakan dan perkebunan berbasis agro industri.

Nelson Pomalingo, calon gubernur dengan latar belakang pertanian, menyebut bahwa program ini adalah kelanjutan dari visi Agropolitan yang pernah dirintis oleh Fadel Muhammad pada 2004-2005.

“Program Agropolitan terdahulu berhasil menurunkan angka kemiskinan di Gorontalo dari 35 persen pada 2001 menjadi 17 persen. Namun, sayangnya program tersebut tidak dilanjutkan oleh penerusnya,” ujar Nelson.

Menurut Nelson, “New Agropolitan” akan membawa sentuhan kebijakan inovatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui beberapa langkah strategis, seperti mengatasi kelangkaan dan harga mahal benih dan pupuk dengan memberikan subsidi.

“Dengan subsidi ini, diharapkan hasil produksi jagung petani dapat meningkat hingga 10 ton per hektar,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Nelson-Kris berencana mendirikan Koperasi Tani di setiap kecamatan dan desa untuk membantu petani terhindar dari jeratan tengkulak dan rentenir.

Selain itu, program ini juga akan memprioritaskan penggarapan lahan tidur atau kritis yang tidak produktif dengan menggandeng para petani tanpa lahan tetap.

Dalam orasi politiknya, Nelson juga mengungkapkan rencana untuk mengembangkan industri pengolahan berbasis jagung.

“Kita tidak hanya akan mengekspor jagung mentah, tetapi juga akan mengolahnya menjadi produk bernilai tambah seperti pakan ternak dan bahan pangan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa bagian lain dari jagung, seperti tongkol, daun, dan batang, akan dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai ekonomis bagi petani.

Program ini didorong oleh keprihatinan terhadap tingginya tingkat kemiskinan di Gorontalo, yang masuk dalam lima besar daerah termiskin di Indonesia.

Nelson-Kris optimistis bahwa “New Agropolitan” dapat menjadi pendorong kebangkitan ekonomi dan menjadikan Gorontalo sebagai pusat pertumbuhan di kawasan Teluk Tomini.

Selain jagung, Nelson-Kris juga berencana mengembangkan sektor peternakan dengan memulihkan pusat peternakan sapi di Wonggahu dan Dulupi, yang pernah dirintis pada masa Bupati Iwan Bokings.

“Boalemo sangat berpotensi menjadi lumbung ternak Gorontalo. Kami siap untuk mengembalikan kejayaannya,” tegas Nelson.

Sebagai bentuk penguatan program, mereka akan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dikelola profesional dan diawasi ketat oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas harga jagung. Program ini diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Gorontalo ke arah yang lebih baik.

Dengan berbagai rencana tersebut, Nelson-Kris bertekad membawa perubahan nyata bagi masa depan Gorontalo.

“Sebagai Patriot Gorontalo, kami siap berjuang untuk kebangkitan dan kejayaan Gorontalo,” tutup Nelson.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sofyan–Tonny Serahkan Booth Gerobak UMKM, Perkuat Penataan Usaha Kuliner di Kecamatan
Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Menjawab Prioritas Pembangunan Daerah
Serahkan SK Pengurus BPM Masjid Agung Baiturrahman, Sekda Sugondo Harapkan Pelayanan Umat Makin Maksimal
Perkuat Kepemimpinan Fiskal dan PAD, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Hadiri Forum Koordinasi Strategis Kemendagri
Wabup Tonny: Perpustakaan Harus Jadi Penguat SDM di Era Digital
397 UMKM Gorontalo Terima Bantuan, Bupati Sofyan Dorong Usaha Naik Kelas
Bukan Kaleng-Kaleng! Pemkab Gorontalo Borong Tiga Penghargaan KPPN Award, Kinerja Sofyan-Tonny Tuai Apresiasi
Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:02

Sofyan–Tonny Serahkan Booth Gerobak UMKM, Perkuat Penataan Usaha Kuliner di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 16:57

Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Menjawab Prioritas Pembangunan Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 15:54

Serahkan SK Pengurus BPM Masjid Agung Baiturrahman, Sekda Sugondo Harapkan Pelayanan Umat Makin Maksimal

Jumat, 4 September 2026 - 09:27

Perkuat Kepemimpinan Fiskal dan PAD, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Hadiri Forum Koordinasi Strategis Kemendagri

Rabu, 2 September 2026 - 15:47

Wabup Tonny: Perpustakaan Harus Jadi Penguat SDM di Era Digital

Berita Terbaru