Gorontalo – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat evaluasi program pada yang gelar di Gedung PGRI Kabupaten Gorontalo Pada, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Dra. Hj. Rapia Bahoea, M.Pd, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus.
Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025 sekaligus mematangkan rencana serta usulan program tahun 2026 agar lebih terarah, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi maupun anggotanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, PGRI Kabupaten Gorontalo juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sejumlah guru yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional antar Guru (Porsenijar) PGRI Tahun 2025.
Para guru berprestasi itu meraih juara pada cabang paduan suara, tenis meja, dan penyanyi solo putri.
Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Dra. Hj. Rapia Bahoea, M.Pd, menegaskan bahwa penyusunan program tahun 2026 tetap berpedoman pada visi organisasi, yakni
“Restorasi organisasi profesi yang dicintai anggota dan diakui perannya oleh masyarakat dan pemerintah.”
“Setiap kebijakan dan program kerja kami dasarkan pada misi organisasi, yaitu reformasi tata kelola yang akuntabel dan bermartabat, peningkatan profesionalisme guru yang religius dan kompetitif, serta penguatan kesejahteraan dan solidaritas organisasi,” jelasnya.
Selain mengevaluasi capaian program, rapat juga membahas penjabaran Program Mandatori PB PGRI sebagai acuan utama dalam penyusunan program kerja di tingkat daerah.
Rapia menambahkan, PGRI Kabupaten Gorontalo akan terus mendorong peningkatan prestasi di bidang seni, olahraga, maupun pembelajaran. “Kita berharap capaian tahun ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang,” ujarnya.
Melalui evaluasi menyeluruh dan perencanaan strategis yang matang, PGRI Kabupaten Gorontalo berkomitmen memperkuat eksistensinya sebagai wadah perjuangan, perlindungan, dan pengembangan profesionalisme guru di daerah.
Penulis : IB











