Asahan — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Asahan menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kisaran. Pantauan awak media pada Kamis (4/12/2025).
antrean kendaraan tampak mengular di beberapa titik SPBU, seperti SPBU Tanjung Alam, SPBU Cokro, SPBU Imam Bonjol, SPBU Pulo Bandring, dan SPBU Sentang.
Kondisi ini membuat banyak warga terpaksa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM. Awak media yang melakukan peliputan langsung di SPBU Tanjung Alam (14.212.273), Kecamatan Kisaran Timur, juga merasakan panjangnya antrean untuk mendapatkan bahan bakar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu warga yang ikut antre, Fitri (40), berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan ini.
“Kami meminta kepada Pemerintah Pusat dan Pertamina untuk menormalkan kembali pasokan BBM ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Antreannya terlalu panjang, apalagi sekarang minyak eceran di Kisaran sudah tidak ada yang jual. Kalau pun ada, harganya mahal, jadi mau tidak mau harus antre di SPBU,” ujarnya.
Kelangkaan BBM ini juga berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama bagi pengendara ojek dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan bakar untuk menjalankan usahanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kelangkaan dan kapan distribusi BBM akan kembali normal di wilayah Asahan.
Penulis : Afrizal Margolang











