JPPR Desak Bawaslu Tindak Tegas Dugaan Politik Uang di Pilkada 2024

Senin, 2 Desember 2024 - 12:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Manager Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Nopa Supensi, meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera mengambil langkah tegas terkait dugaan praktik politik uang dalam Pilkada Serentak 2024. Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Cak Imin sebelumnya menyatakan keprihatinannya terhadap dugaan maraknya politik uang dalam Pilkada Serentak 2024. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, jumlah uang yang diperlukan untuk mengamankan satu suara mencapai Rp300 ribu per pemilih.

“Jika benar apa yang disampaikan oleh Menko Muhaimin Iskandar, bahwa diperlukan Rp300 ribu per kepala untuk mendapatkan suara, ini jelas merusak atau melemahkan demokrasi dan perpolitikan Indonesia,” ujar Nopa Supensi pada Minggu, 1 Desember 2024.

Nopa menegaskan, jika aktor utama dalam dugaan politik uang tidak ditemukan secara jelas dan akurat, maka penindakan menjadi sulit dilakukan.

“Jika pelaku utamanya tidak ditemukan secara jelas dan akurat, bagaimana mau ditindaklanjuti?” tambahnya.

JPPR mengingatkan pentingnya integritas dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Indonesia.

Nopa juga meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi politik uang selama proses pilkada berlangsung.

Penulis : IB

Sumber Berita : Metrotvnews.com

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Investigasi KANNI Apresiasi Gerakan Penambang Ratatotok Bangun Infrastruktur Secara Swadaya
Dari PENAS XVII Gorontalo, Prabowo Targetkan Setiap Provinsi Swasembada Pangan
Audiensi dengan Menteri ATR/BPN, Bupati Sirajudin Dorong Percepatan RDTR dan Hilirisasi Pertanian Boltara
Tolak Alat Berat, Warga Tutup Akses Tambang Emas di Popayato Barat
Excavator Beroperasi, Penambang Tradisional Desa Persatuan Protes ‎
Sidang Paripurna HUT ke-19 Boltara, Bupati Sirajudin Tekankan Semangat SIAP untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jelang Idul Adha 1447 H, Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru
19 Tahun Bolaang Mongondow Utara: Menjaga Harapan, Merawat Persaudaraan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:27

Ketua Investigasi KANNI Apresiasi Gerakan Penambang Ratatotok Bangun Infrastruktur Secara Swadaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54

Dari PENAS XVII Gorontalo, Prabowo Targetkan Setiap Provinsi Swasembada Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:44

Audiensi dengan Menteri ATR/BPN, Bupati Sirajudin Dorong Percepatan RDTR dan Hilirisasi Pertanian Boltara

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:07

Tolak Alat Berat, Warga Tutup Akses Tambang Emas di Popayato Barat

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02

Excavator Beroperasi, Penambang Tradisional Desa Persatuan Protes ‎

Berita Terbaru