DAMRI Kembali ke Kalianda, Rute Langsung Jakarta-Bandung-BSD Ditargetkan Beroperasi pada September 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INTAINEWS.ID, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat sinergi dengan Perusahaan Umum (Perum) DAMRI guna menghadirkan kembali layanan transportasi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di wilayah Kalianda.

Rencananya, layanan bus DAMRI dengan trayek Kalianda-Jakarta, Kalianda-Bandung, dan Kalianda-BSD akan mulai beroperasi paling lambat pada September 2026 mendatang.

Rencana tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemkab Lampung Selatan dan jajaran Perum DAMRI Cabang Lampung yang dipimpin Asisten Administrasi Umum (Adum) Edy Firnandi, di Ruang Rapat Asisten Adum Setdakab Lampung Selatan, Selasa (28/7/2026).

Rapat dihadiri General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung, Resta Mahardika beserta jajaran, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Wahidin Amin, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Djuanda, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung, Resta Mahardika, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan layanan komersial tersebut sudah dapat beroperasi paling lambat pada September 2026.

Menurut Resta, hasil survei lapangan yang dilakukan bersama pemerintah daerah telah mengidentifikasi lokasi yang diproyeksikan menjadi titik pick up dan drop point penumpang di Kalianda.

“Insyaallah paling lambat bulan September layanan komersial sudah bisa kita mulai. Lokasi yang telah disurvei berada di aset milik pemerintah daerah yang nantinya akan menjadi titik naik dan turun penumpang sekaligus mendukung pelayanan DAMRI di Lampung Selatan,” ujar Resta.

Pada tahap awal, layanan AKAP yang disiapkan akan melayani rute menuju Jakarta, Bandung hingga BSD dengan armada Executive maupun Royal Class guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi.

Selain layanan komersial, DAMRI juga menawarkan peluang pengembangan angkutan perintis dan angkutan pariwisata melalui kolaborasi bersama Pemkab Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat, serta Kementerian Perhubungan.

Resta menilai Lampung Selatan memiliki potensi pariwisata yang besar sehingga membutuhkan dukungan sistem transportasi yang semakin terintegrasi dan mudah diakses.

“Potensi wisata di Lampung Selatan sangat besar. Kami berharap ke depan tidak hanya layanan komersial yang berjalan, tetapi juga angkutan perintis dan angkutan pariwisata sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” kata Resta.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas sejumlah alternatif lokasi pelayanan DAMRI, antara lain kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP), Kebun Edukasi, Terminal Kalianda, dan kawasan Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda.

Berdasarkan hasil survei awal, kawasan di depan MPP dinilai sebagai lokasi yang paling strategis untuk menjadi pusat layanan DAMRI karena mampu mendukung pengembangan layanan komersial, angkutan perintis, hingga angkutan pariwisata secara terintegrasi.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, menegaskan bahwa rencana menghadirkan kembali layanan DAMRI merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lampung Selatan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi masyarakat.

Menurut Edy, selama ini masyarakat Lampung Selatan yang ingin menggunakan layanan DAMRI menuju Jakarta maupun kota-kota lain di Pulau Jawa masih harus berangkat ke Bakauheni terlebih dahulu. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif dan kerap menjadi keluhan masyarakat.

“Harapan masyarakat sangat besar agar DAMRI kembali hadir di Lampung Selatan. Kehadiran layanan ini nantinya akan memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi antarkota tanpa harus menuju Bakauheni terlebih dahulu,” ujar Edy.

Edy juga menegaskan kesiapan Pemkab Lampung Selatan untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan yang diperlukan guna merealisasikan kerja sama tersebut, termasuk menyiapkan skema pemanfaatan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku.***
(mrs/kmf)

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spektakel Enam Hari dari Pesta UMKM, Atraksi Drift hingga Parade Budaya dan Night Lava Run
SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Dorong Layanan Gizi dan Ekonomi Lokal
Pemkab Lampung Selatan Buka Ruang Olahraga Bersama di GWH
Enam BUMDes dan 11 SPPG Candipuro Pelopori Kemitraan di Lampung
ASN Lampung Selatan Bisa Kuliah Sambil Tetap Bekerja, Kelas Nonreguler UIMandiri Buka Jalan Tingkatkan Kompetensi  
IPH Lampung Selatan Naik 1,34 Persen, TPID Fokus Jaga Harga dan Pasokan Beras
Lampung Selatan Perkuat Sistem Respons Bencana, Kesiapsiagaan Tetap Dijaga Meski Status Anak Krakatau Turun  
Bupati Egi Buka Ruang Kolaborasi dengan PP Polri

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 01:23

Spektakel Enam Hari dari Pesta UMKM, Atraksi Drift hingga Parade Budaya dan Night Lava Run

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:53

SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Dorong Layanan Gizi dan Ekonomi Lokal

Jumat, 25 September 2026 - 18:18

Pemkab Lampung Selatan Buka Ruang Olahraga Bersama di GWH

Jumat, 25 September 2026 - 01:02

Enam BUMDes dan 11 SPPG Candipuro Pelopori Kemitraan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 18:14

ASN Lampung Selatan Bisa Kuliah Sambil Tetap Bekerja, Kelas Nonreguler UIMandiri Buka Jalan Tingkatkan Kompetensi  

Berita Terbaru