LIMBOTO, – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan sebanyak 50 ribu orang akan hadir menyambut kedatangan Presiden RI pada puncak pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo.
Target tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, bersama jajaran pemerintah daerah di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Senin (22/6/2026).
Kunjungan Presiden pada puncak PENAS nanti, menjadi momentum penting sebagai tuan rumah kegiatan nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menjadi kehormatan bagi masyarakat, kunjungan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi daerah.
Bupati Sofyan Puhi menjelaskan, jumlah peserta PENAS KTNA XVII yang berasal dari luar daerah dan peserta lokal diperkirakan mencapai 30 ribu orang.
Untuk mencapai target 50 ribu orang penyambut, pemerintah daerah akan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat melalui koordinasi dengan para camat di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.
“Kita menargetkan 50 ribu masyarakat dan peserta PENAS yang akan menyambut kedatangan Presiden. Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh masyarakat Gorontalo,” ujar Sofyan.
Kehadiran Presiden pada puncak PENAS KTNA XVII menjadi catatan penting dalam sejarah penyelenggaraan kegiatan nasional di Gorontalo sekaligus menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah sebagai tuan rumah.
Momentum tersebut juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah karena akan semakin memperkenalkan potensi Gorontalo kepada masyarakat luas, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kerakyatan.
“Kunjungan Presiden merupakan penghormatan bagi masyarakat Gorontalo seutuhnya. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menyukseskan agenda besar ini,” tegasnya.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, panitia nasional PENAS KTNA XVII, serta unsur protokol dan pengamanan kepresidenan.
Pemerintah daerah berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat mendukung kelancaran kunjungan Presiden sekaligus memberikan kesan positif bagi para peserta PENAS KTNA XVII yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebagai agenda nasional terbesar di sektor pertanian dan perikanan, PENAS XVII tidak hanya menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah serta penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan dan aktivitas perdagangan selama pelaksanaan kegiatan.
Penulis : Ib











