Bayer Indonesia Perkenalkan Benih Jagung Bioteknologi Baru di PENAS XVII, Dukung Swasembada Pangan Nasiona

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO – Bayer Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui partisipasinya pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026.

Pada ajang nasional tersebut, Bayer menghadirkan berbagai inovasi teknologi pertanian, termasuk lahan demplot sebagai bagian dari Gelar Teknologi Jagung. Melalui kegiatan ini, Bayer memperkenalkan dua varietas benih jagung bioteknologi terbaru, yakni DEKALB DK19S Cantik Pro dan DK09S Super Gaul Pro, yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia dan direncanakan mulai tersedia secara komersial pada tahun 2027.

Kedua varietas tersebut dikembangkan sebagai jawaban atas ancaman serius berbagai hama utama jagung, seperti Fall Armyworm (FAW) atau ulat grayak, penggerek batang, penggerek batang Asia, serta ulat tongkol yang selama ini menjadi tantangan bagi petani dalam meningkatkan produktivitas.

Commercial Unit Lead East Area Bayer Crop Science Indonesia, Wahyu Dwi Setiawan, menjelaskan berbagai inovasi teknologi pertanian Bayer kepada Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, usai pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII, Sabtu (20/6). Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Agriculture Affairs dan License to Operate Lead Bayer Indonesia, Aditia Rusmawan, serta Head of Public Affairs Bayer Indonesia, Marendra Sadikin.

Melalui partisipasi dalam PENAS 2026, Bayer memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan petani dalam mendukung target swasembada jagung nasional. Hal itu juga ditunjukkan melalui kehadiran anjungan Bayer yang menjadi pusat informasi dan edukasi mengenai teknologi pertanian modern.

Usai pembukaan PENAS, Agriculture Affairs dan License to Operate Lead Bayer Indonesia, Aditia Rusmawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Muljady D. Mario, Head of Public Affairs Bayer Indonesia, Marendra Sadikin, serta Brand Portfolio Manager Seed & Trait Bayer Indonesia, Yuana Leksana, tampak berfoto bersama di anjungan Bayer.

Tidak hanya memperkenalkan teknologi, Bayer juga memberikan pendampingan langsung kepada para petani melalui demonstrasi praktik budidaya jagung yang optimal di lahan demplot. Selama pelaksanaan PENAS, sekitar 500 petani mendapat kesempatan untuk belajar dan berdiskusi mengenai penerapan teknologi budidaya terkini.

Wahyu Dwi Setiawan bersama Marendra Sadikin bahkan turut berinteraksi dan berfoto bersama perwakilan kelompok tani yang mengikuti kegiatan di lahan demplot tersebut.

Program pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen Bayer dalam mempercepat adopsi teknologi pertanian modern bagi petani lahan kecil yang selama ini menjadi tulang punggung produksi jagung nasional. Dengan dukungan inovasi benih unggul dan praktik budidaya yang tepat, Bayer berharap produktivitas petani dapat meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Penulis : Ib

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Naik Hercules Demi PENAS XVII, Kisah Dua Kontingen Banyumas Jateng Ini Bikin Merinding
PENAS XVII Gorontalo Jadi Berkah bagi Produk Jawa Tengah, Kopi Robusta Temanggung Laris Manis
Direktur Utama Bulog Tegaskan Komitmen Serap 4 Juta Ton Beras untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
PERHIPTANI di PENAS KTNA XVII Rumuskan Strategi Percepat Swasembada Pangan Nasional
Wapres Gibran Resmi Buka PENAS XVII di Gorontalo, Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan Nasional
Wapres Gibran Resmi Buka PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Sofyan Sebut Jadi Kehormatan dan Pengungkit Ekonomi Daerah
Gibran Resmi Buka PENAS XVII, Gusnar Ismail Ajak ribuan Petani-Nelayan Jaga Kedaulatan Pangan
Wapres Gibran Tunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Falah, Sapa Jamaah dan Bagikan Bantuan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24

Naik Hercules Demi PENAS XVII, Kisah Dua Kontingen Banyumas Jateng Ini Bikin Merinding

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:56

PENAS XVII Gorontalo Jadi Berkah bagi Produk Jawa Tengah, Kopi Robusta Temanggung Laris Manis

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:51

Bayer Indonesia Perkenalkan Benih Jagung Bioteknologi Baru di PENAS XVII, Dukung Swasembada Pangan Nasiona

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:19

Direktur Utama Bulog Tegaskan Komitmen Serap 4 Juta Ton Beras untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:15

PERHIPTANI di PENAS KTNA XVII Rumuskan Strategi Percepat Swasembada Pangan Nasional

Berita Terbaru