Benahi Tata Kelola UMKM, Pemkab Gorontalo Luncurkan “Mikro Berdaya” untuk Cegah Tumpang Tindih Program OPD

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, — Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan lompatan besar dalam pembenahan tata kelola pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui inovasi digital bertajuk “Mikro Berdaya”, Pemkab Gorontalo menghadirkan sistem data terpadu yang dirancang untuk mengakhiri persoalan klasik: tumpang tindih bantuan dan pembinaan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selama bertahun-tahun, fragmentasi data UMKM kerap memunculkan ketimpangan. Satu pelaku usaha bisa menerima bantuan berulang dari dinas berbeda, sementara pelaku UMKM lain yang sama-sama layak justru luput dari perhatian.

Kondisi ini dinilai tidak hanya tidak adil, tetapi juga menggerus efektivitas anggaran daerah.

Aplikasi Mikro Berdaya hadir sebagai solusi strategis melalui konsep Single Database UMKM Kabupaten Gorontalo.

Seluruh OPD teknis kini terhubung dalam satu platform yang memungkinkan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembinaan dilakukan secara kolaboratif dan transparan.

Setiap OPD diberikan akses sebagai Mitra Pembina, dengan kewenangan menginput program, mendaftarkan peserta, serta memantau progres pembinaan UMKM secara real time.

Dengan sistem ini, sinergi lintas sektor tidak lagi sebatas jargon, melainkan berjalan berbasis data yang sama.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, menegaskan bahwa keunggulan utama Mikro Berdaya terletak pada teknologi pelacakan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama usaha.

“Sebelum menetapkan penerima bantuan, OPD dapat langsung mengecek rekam jejak UMKM tersebut. Sistem akan menampilkan riwayat pembinaan, waktu, jenis bantuan, dan dinas pemberi. Jika terdeteksi bantuan serupa di tahun yang sama, aplikasi secara otomatis memberikan peringatan,” kata Arifin.

Sejumlah fitur kunci yang memperkuat sistem ini antara lain:
Pendaftaran Peserta Kolektif, memudahkan input data massal dengan verifikasi NIK otomatis.
Manajemen Master Program, yang menyatukan seluruh jenis program, mulai dari inkubasi usaha, dukungan permodalan, hingga fasilitasi legalitas.

Riwayat Partisipasi Digital, yang merekam status UMKM secara berkelanjutan, dari tahap pendaftaran hingga penyelesaian program.

Dengan transparansi lintas OPD, Pemkab Gorontalo optimistis pemerataan manfaat program pemberdayaan ekonomi dapat diwujudkan secara lebih adil dan tepat sasaran.

“Tidak ada lagi istilah penerima ‘langganan’ atau data fiktif. Semua UMKM diverifikasi di lapangan oleh enumerator dan kurator OPD. Setiap rupiah anggaran daerah harus berdampak langsung bagi pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan,” tegas Arifin.

Pemkab Gorontalo memastikan Mikro Berdaya menjadi instrumen wajib bagi seluruh OPD teknis dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi pada tahun anggaran berjalan dan seterusnya.

Mikro Berdaya merupakan sistem informasi manajemen UMKM terpadu milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Platform ini mengintegrasikan data profil usaha, legalitas, pemetaan geospasial (GIS), hingga monitoring dan evaluasi program pembinaan dalam satu ekosistem digital yang akuntabel, transparan, dan mudah diakses.

Arifin Suaib, menambahkan bahwa pemanfaatan aplikasi Mikro Berdaya tidak berhenti pada peluncuran semata. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan sosialisasi menyeluruh kepada seluruh OPD pengampu program UMKM, agar pemahaman dan implementasi aplikasi ini berjalan seragam.

“Kami ingin memastikan seluruh OPD memiliki persepsi yang sama, memahami mekanisme kerja sistem, dan menjadikan Mikro Berdaya sebagai rujukan utama dalam setiap perencanaan maupun penyaluran program pemberdayaan UMKM,” ujarnya

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani
Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan
Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala
SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme
Kabupaten Gorontalo Jadi Percontohan Nasional, Tiga Instansi Bersinergi Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf
Petugas Rutin Angkut Sampah, Kesadaran Masyarakat Tetap Dibutuhkan
Haris Tome dan Maryam Sofyan Puhi Dikukuhkan, Perkuat Peran BPD dan Jaga Desa di Gorontalo

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:35

Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:25

Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:14

Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:40

SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme

Berita Terbaru