Lapas Cipinang Hadirkan Kajian Al-Qur’an sebagai Ruang Refleksi dan Perubahan

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAINEWS.id – Puluhan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang ikuti kajian keislaman bertema “Hantarkan Hidayah dengan Syiar Belajar Al-Qur’an untuk Umat, yang digelar pada Rabu (24/12)

di Aula Bina Insan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian rohani Islam yang bertujuan memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kesadaran awal perubahan perilaku Warga Binaan ke arah yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam proses pemasyarakatan karena menyentuh sisi terdalam kesadaran individu.

“Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna besar. Pembinaan rohani menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk merenung, menyadari, dan menata kembali arah hidupnya. Dari kesadaran itulah proses perubahan yang sesungguhnya dapat dimulai,” ujar Wachid.

Kajian tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan komunitas Indonesia Bisa Baca Al-Qur’an (IBBQ). Ustadz Boni Salahudin selaku narasumber menekankan bahwa belajar Al-Qur’an tidak harus diawali dengan kemampuan yang sempurna, melainkan dengan niat yang tulus dan kemauan untuk terus belajar.

“Belajar Al-Qur’an bukan tentang seberapa banyak ayat yang dibaca, tetapi bagaimana Al-Qur’an mulai hadir dalam keseharian. Dari langkah kecil yang konsisten, hidayah akan tumbuh dan membentuk akhlak yang lebih baik,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial AJ mengungkapkan bahwa kajian tersebut menjadi titik awal yang menggugah keinginannya untuk memperbaiki diri melalui Al-Qur’an. Meski baru pertama kali mengikuti kegiatan serupa, ia merasakan dorongan batin untuk memulai proses perubahan.

“Setelah mengikuti kajian ini, saya ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik. Kegiatannya sederhana, tetapi menyentuh dan membuat saya ingin berubah pelan-pelan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Cipinang berupaya menghadirkan proses pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada ketertiban, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan moral. Upaya ini diharapkan menjadi bekal penting bagi Warga Binaan dalam menyiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan kesadaran dan sikap hidup yang lebih positif. ( Ragil).

Penulis : Ragil

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang
OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung
Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas
Jelang Ramadhan Yayasan Amal Bhakti Cibelok Pemalang Gelar Peringatan Isro Mi’raj
Puncak Musim Rambutan,Omzet Pedagang di Pemalang Tembus Belasan Juta Setiap Hari
Tak Lekang Oleh Zaman,Sepeda Antik Terus Dikenalkan Oleh Kosti Pemalang

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:29

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:59

OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:45

Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:41

Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas

Berita Terbaru