REAL BETIS — Real Betis menutup akhir tahun dengan hasil gemilang setelah menumbangkan Getafe dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan kompetisi domestik. Senin (22/12/2025).
Performa impresif anak asuh Manuel Pellegrini ini tak lepas dari peran penting winger asal Brasil, Antony, yang menjadi inspirasi utama serangan sepanjang laga.
Sejak menit awal, Betis langsung tampil agresif. Antony hampir membuka keunggulan di lima menit pertama, namun peluang emasnya berhasil digagalkan barisan belakang Getafe. Tekanan berulang akhirnya berbuah hasil pada menit ke-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Umpan silang presisi dari Antony disambut sundulan Aitor Ruibal yang mengarahkan bola ke sudut bawah gawang David Soria. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, meski Betis sempat nyaris menambah gol lewat aksi individu Antony yang kembali digagalkan pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Betis tampil semakin tajam. Empat menit setelah kick-off, Antony melepaskan tembakan melengkung yang membentur tiang. Bola pantul jatuh di depan Aitor Ruibal, yang tanpa ampun mencetak gol keduanya malam itu dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Petaka bagi Getafe berlanjut tak lama berselang. Kelemahan lini belakang mereka kembali dimanfaatkan Betis melalui umpan terobosan Cucho Hernández kepada Pablo Fornals, yang dengan tenang menaklukkan Soria untuk menambah skor menjadi 3-0.
Getafe sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Borja Mayoral, namun gol itu dianulir karena offside. Penderitaan tim tamu kian lengkap ketika Cucho Hernández mencetak gol keempat Betis usai memanfaatkan bola liar hasil tembakan Marc Roca.
Di penghujung laga, Getafe memperoleh kesempatan lewat penalti, namun eksekusi Mayoral melebar dari gawang. Kekalahan ini memperpanjang rentetan buruk Getafe menjadi empat laga tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Bagi Betis, kemenangan besar ini menjadi catatan bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam 16 pertemuan terakhir mereka mampu mencetak empat gol ke gawang Getafe.
Los Verdiblancos kini menatap laga berikutnya melawan Real Madrid dengan kepercayaan diri tinggi, sementara pelatih Getafe José Bordalás dituntut segera memperbaiki performa tim agar tak terperosok ke zona degradasi.
Penulis : IB











