LIMBOTO, —Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara resmi menerima hasil penelitian pengembangan komoditas unggulan kawasan transmigrasi Pulubala dari Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi yang melibatkan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Jumat (5/12/2025), dan dihadiri oleh Kadis Nakertrans, Kadis PU, Camat Pulubala, serta sejumlah perwakilan OPD terkait.
Penelitian ini merupakan hasil kerja lapangan selama empat bulan, dimulai sejak September hingga Desember 2025, yang dilaksanakan di beberapa desa kawasan transmigrasi Kecamatan Pulubala, yaitu Desa Ayumolingo, Aren, dan Puncak. Tim ekspedisi melibatkan delapan mahasiswa dan empat dosen pendamping dari kedua perguruan tinggi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus penelitian diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan lokal yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat transmigran, sekaligus melakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting kawasan transmigrasi untuk merumuskan rekomendasi strategis bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Dosen Fakultas Pertanian IPB, Suprijatni, menjelaskan bahwa hasil kajian menunjukkan komoditas jagung dan kelapa memiliki potensi ekonomi yang kuat untuk dikembangkan di wilayah Pulubala.
“Rekomendasi kami untuk Pemerintah Kabupaten Gorontalo antara lain adalah peningkatan dukungan terhadap kelembagaan petani, serta kemudahan akses pembiayaan. Selama ini, hambatan utama petani adalah keterbatasan modal. Jika hal ini dapat diatasi, perkembangan ekonomi masyarakat akan jauh lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi hasil riset tersebut dan menyebutnya sebagai sumbangsih penting bagi pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan kawasan transmigrasi.
“Hasil penelitian ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah. Ada sejumlah rekomendasi penting terkait pengembangan potensi wilayah transmigrasi, mulai dari penataan penempatan, pemenuhan sarana prasarana, hingga sinkronisasi program dengan kementerian. Ini menjadi masukan berharga bagi kami untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, desa, dan pengelola transmigrasi,” ungkap Bupati.
Dengan adanya hasil penelitian ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap pengembangan kawasan transmigrasi Pulubala dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat transmigran di wilayah tersebut.
Penulis : IB











