Menko Pangan Zulhas Buka Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih Provinsi Lampung

Rabu, 18 Juni 2025 - 13:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAINEWS.ID, LAMSEL, Pesawaran – Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan launching sekaligus dialog percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Provinsi Lampung, di Graha Adora, Pesawaran, Rabu (28/5/2025).

Acara itu menandai dimulainya implementasi Perpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih).

Hadir dalam acara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pejabat tinggi negara diantaranya, Kepala Badan Pangan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Kelautan, Wakil Menteri Perdagangan, serta kepala daerah di Provinsi Lampung.

Diketahui, Provinsi Lampung menjadi daerah pertama di Indonesia yang telah membentuk 100 persen Musyawarah Koperasi Desa/Kelurahan, dengan Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan sebagai contoh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menko Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan, bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional untuk membangun kesetaraan ekonomi dari desa

“Pak presiden tahu bahwa petani adalah pekerja paling rajin di dunia. Namun mungkin yang kurang selama ini adalah sistem pendukungnya,” kata Zulhas.

Oleh karena itu, Zulhas pun mengajak, kepala desa/lurah se-Provinsi Lampung untuk berperan aktif dalam memajukan Kopdes yang sudah terbentuk serta mendorong pelaporan ke Satuan Tugas (Satgas) jika ada kendala perizinan.

“Kalau ada izin usaha yang dipersulit, lapor ke Satgas. Kami akan bela Kopdes habis-habisan,” tegas Menko Zulhas.

Zulkifli Hasan menjelaskan, skema pembiayaan koperasi ini didukung oleh Kementerian Keuangan Indonesia dengan plafon pinjaman maksimal Rp3 miliar ke Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan jangka waktu enam tahun.

“Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program, Satgas dibentuk di tingkat kabupaten/kota hingga nasional dan wajib melaporkan perkembangan secara berkala,” terangnya.

Sementara, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan kepada pemerintah pusat.

Ia menegaskan, Lampung sebagai provinsi strategis di ujung selatan Sumatera memiliki kekayaan alam melimpah dan penduduk yang besar, siap mendukung pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan inovatif.

“Koperasi Merah Putih bertujuan memperkuat ekonomi pedesaan dengan menyediakan layanan sembako murah, pinjaman bank dan distribusi hasil pertanian organik. Provinsi Lampung telah membentuk 100 persen MusKopdes di semua desa dan kelurahan se-Provinsi Lampung. Sekitar 50 persen koperasi sudah memenuhi administrasi resmi,” ungkapnya.

Jihan Nurlela juga mengapresiasi kepala desa/lurah, BPD, dan tokoh masyarakat yang aktif mendukung percepatan koperasi dan mengajak seluruh daerah untuk segera menginventarisir koperasi untuk diusulkan sebagai percontohan pemerintah pusat.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi instrumen penting memperkuat ekonomi pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Provinsi Lampung.***

Penulis : (mrs/kmf)

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif
Pemkab Lampung Selatan Perkuat Program HELAU, Dorong Jadi Budaya Masyarakat hingga Tingkat Desa
Kabar Gembira! Tunggakan Pajak Kendaraan di Lampung Selatan Kini Bisa Dilunasi Tanpa Denda
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026: Wabup Syaiful Tegaskan Kebijakan Publik Harus Melindungi dan Berpihak kepada Rakyat Kecil
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
PTPN I Buka Jalan Damai untuk Mbah Mujiran, Sidang Restorative Justice Digelar 3 Juni
Menko Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan, Event Nasional Tanpa Gunakan APBD
Di Tengah Hingar Bingar Indonesian Drift Series 2026, Bupati Egi Sempatkan Jajan Dagangan Pelaku UMKM

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:09

Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:06

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Program HELAU, Dorong Jadi Budaya Masyarakat hingga Tingkat Desa

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:04

Kabar Gembira! Tunggakan Pajak Kendaraan di Lampung Selatan Kini Bisa Dilunasi Tanpa Denda

Senin, 1 Juni 2026 - 00:57

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026: Wabup Syaiful Tegaskan Kebijakan Publik Harus Melindungi dan Berpihak kepada Rakyat Kecil

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:36

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Berita Terbaru