Tradisi “Trima Jamaah” dari Dalapuli Barat Berlanjut di Boroko Timur

Kamis, 3 April 2025 - 10:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolmut – Di hari ketiga Lebaran, Rabu (2/4/2025), beberapa warga Desa Boroko Timur yang berasal dari Desa Dalapuli Barat tetap melaksanakan tradisi Trima Jamaah. Tradisi silaturahmi khas Lebaran ini memang hanya ada di Desa Dalapuli Bersatu yang mencakup Dalapuli, Dalapuli Timur, dan Dalapuli Barat. Meski tidak berada di kampung asal, warga tetap berusaha menjaga tradisi ini dengan menggelarnya di tempat tinggal mereka di Boroko Timur.

Salah satu warga yang melaksanakan Trima Jamaah di Boroko Timur adalah Hafid Akbar Pangeran. Ia mengaku ingin menghadirkan kembali suasana khas Dalapuli meskipun tidak berada di desa tersebut.

“Walaupun bukan di Dalapuli, tapi saya ingin menciptakan suasananya seperti berada di sana. Saya rindu dengan suasana ‘Trima Jamaah’ ini. Makanya, saya menyediakan persediaan di rumah saya di Boroko Timur dan mengundang warga dari Dalapuli Barat untuk sama-sama berdoa di rumah saya,” ujar Hafid.

Lebih lanjut, Hafid menjelaskan bahwa ini adalah tahun kedua ia menggelar Trima Jamaah di Boroko Timur. Sebelumnya, ia pernah mengadakannya di rumah mertuanya. Tradisi ini juga pernah dilakukan di luar Desa Dalapuli sejak sekitar tujuh tahun lalu, saat Bapak Mohammad Kalonta pertama kali mengundang jamaah ke rumahnya di Boroko Timur.

Pada tahun ini, rute Trima Jamaah dimulai dari rumah Mohammad Kalonta, kemudian berlanjut di rumah Hafid Akbar Pangeran.

Asrin, salah satu warga yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk timbal balik atas kunjungan pak Kalonta dan Hafid sebelumnya saat “Trima Jamaah” di Dalapuli Barat.

“Ya, kami datang juga karena diundang oleh penerima jamaah ini. Mereka sebelumnya sudah datang ke rumah-rumah di Dalapuli Barat saat Trima Jamaah, jadi ini semacam saling baku balas,” jelas Asrin.

Kepala Desa Dalapuli Barat, Ramli Supu, pun memberikan tanggapan terkait fenomena ini. Menurutnya, beberapa warga Dalapuli Barat memang telah menetap di Boroko Timur karena berbagai faktor.

“Mereka ini berasal dari Desa Dalapuli Barat, tapi karena berbagai faktor mereka akhirnya membangun rumah di Boroko Timur,” ujar Ramli Supu.

Ia juga berharap tradisi Trima Jamaah tetap lestari karena memiliki nilai silaturahmi yang kuat bagi warga Dalapuli Barat, meskipun mereka telah tinggal di tempat lain.

“Harapan saya, Trima Jamaah ini tetap dilestarikan, karena dengan begini kita bisa terus menjaga silaturahmi sesama warga Dalapuli Barat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sugondo Makmur Tekankan Optimalisasi 6 SPM dalam Semarak Posyandu di Bongomeme
Forkopimda Boltara Rapat Koordinasi, Bupati Tekankan Pengendalian Inflasi hingga Penataan LPG dan Tambang
Pemkab Boltara Gelar Apel Kendaraan Dinas
Pemkab Boltara Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah
Bupati Boltara Hadiri Paripurna DPRD, Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ 2025
Tendangan Perdana Bupati Sirajudin Lasena, Bupati Boltara Cup 2026 Resmi Bergulir!
Bupati Sirajudin Lasena Hadiri HUT ke-32 GMIBM Komus II Timur, Serahkan Bantuan untuk Warga
Halal Bihalal di Bintauna, Wabup Boltara Ajak Pererat Silaturahmi dan Perkuat Ukhuwah

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:22

Sekda Sugondo Makmur Tekankan Optimalisasi 6 SPM dalam Semarak Posyandu di Bongomeme

Selasa, 28 April 2026 - 14:35

Forkopimda Boltara Rapat Koordinasi, Bupati Tekankan Pengendalian Inflasi hingga Penataan LPG dan Tambang

Selasa, 28 April 2026 - 12:50

Pemkab Boltara Gelar Apel Kendaraan Dinas

Senin, 27 April 2026 - 09:43

Pemkab Boltara Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 19:13

Bupati Boltara Hadiri Paripurna DPRD, Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ 2025

Berita Terbaru