Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa, BPD Butongale Tolak Tetapkan APBDes 2025

Senin, 17 Februari 2025 - 19:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAINEWS.ID – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Butongale, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato tak akan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 setelah adanya temuan dugaan penyalahgunaan anggaran desa tahun 2023-2024.

“Berdasarkan hasil audit Inspektorat, dugaan kerugian negara akibat penyimpangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta. Jadi ini untuk menyelamatkan anggaran desa, jangan sampai disalahgunakan lagi,” ujar Ketua BPD Butongale, Moh. Akbar Lakisa, Senin (17/02).

Sebagai tindak lanjut, BPD Butongale telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan dan Kepolisian setempat agar segera diproses secara hukum.

“Kami sudah menyerahkan laporan secara resmi kepada pihak berwenang agar dugaan penyalahgunaan ini diusut tuntas,” tuturnya.

Kepada INTAINEWS, Ketua BPD Butolongale merinci beberapa faktor utama yang melatarbelakangi keputusan mereka, di antaranya:

1. Kerugian Negara sekitar Rp 300 Juta

Temuan Inspektorat mengungkap dugaan penyalahgunaan anggaran desa yang berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

2. Minimnya Transparansi dan Akuntabilitas

Laporan penggunaan anggaran desa dinilai tidak jelas dan kurang akuntabel, sehingga menimbulkan kecurigaan terhadap pengelolaannya.

3. Program Tidak Tepat Sasaran

Banyak program desa yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sementara sektor yang lebih mendesak justru tidak mendapat perhatian.

4. Perlunya Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Anggaran

Sebelum APBDes 2025 ditetapkan, BPD menegaskan perlunya audit menyeluruh serta perbaikan sistem pengelolaan keuangan desa agar lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, menurutnya keputusan BPD tersebut mendapat dukungan dari sebagian besar masyarakat yang menginginkan pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan dan berpihak pada kesejahteraan warga. Namun, ada pula kekhawatiran bahwa penundaan APBDes dapat berdampak pada program pembangunan desa.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pemerintah desa belum memberikan tanggapan resmi atau solusi kongkrit terkait temuan Inspektorat dan laporan yang telah diajukan ke Kejaksaan dan Kepolisian.

Kontributor: Yudi

Penulis : Ucan

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama
Cetak SDM Berdaya Saing Global, Rektor: UMGO : Kampus Harus Melahirkan Ilmu yang Mengubah Peradaban
Buka Sosialisasi Pengelolaan APBDesa, Bupati Sofyan Puhi Ingatkan Kepala Desa dan Kepala Sekolah Konsisten Cegah Korupsi
Wabup Tonny Junus Hadiri Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Apresiasi Lahirnya Generasi Intelektual
Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Bupati hingga Ketua DWP Kabupaten Gorontalo Terima Penghargaan
Abadikan Jasa Almarhum H. Rachmad Gobel, Papip Celebes Gagas Pembangunan Patung Penghormatan di Limboto
Bupati Sofyan Puhi Siapkan “Sehari Bersama Anak” Sambut Hari Anak Nasional
Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Provinsi, Sekda Sugondo Makmur: Teratai Tunjukkan Kinerja Terbaik Mewakili Kabupaten Gorontalo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05

Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:38

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Rektor: UMGO : Kampus Harus Melahirkan Ilmu yang Mengubah Peradaban

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43

Buka Sosialisasi Pengelolaan APBDesa, Bupati Sofyan Puhi Ingatkan Kepala Desa dan Kepala Sekolah Konsisten Cegah Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:20

Wabup Tonny Junus Hadiri Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Apresiasi Lahirnya Generasi Intelektual

Senin, 13 Juli 2026 - 19:39

Abadikan Jasa Almarhum H. Rachmad Gobel, Papip Celebes Gagas Pembangunan Patung Penghormatan di Limboto

Berita Terbaru